Loading...
EKONOMI
Penulis: Prasasta Widiadi 09:54 WIB | Minggu, 17 Mei 2015

DPR Nilai Pengambilalihan Kegiatan Petral Oleh Pertamina Efisienkan Bisnis

Ilustrasi: suasana rapat di salah satu komisi di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Dok. satuharapan.com/ Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pengambil alihan kegiatan bisnis perminyakan di Indonesia yang selama ini dilakukan PT Petral Ltd ke PT Pertamina (Persero) membuat proses bisnis dapat lebih cepat dan efisien.

"Pengambilalihan peran PT Petral Ltd lebih menguntungkan karena PT Pertamina dapat membeli minyak langsung ke pihak ketiga, yang lebih efisien ketimbang melalui PT Petral Ltd," kata Anggota Komisi VI DPR RI Heri Gunawan, dari Partai Gerindra, di Jakarta, Sabtu (16/5).

Heri mendukung mendukung langkah pemerintah untuk membubarkan PT Pertamina Energy Trading (Petral) Ltd karena dia melihat Petral tidak memberi kontribusi. Menurut dia, kontrak pembelian minyak jangka panjang bisa menguntungkan bila dibandingkan melakukan impor secara spot seperti yang dilakukan oleh PT Petral Ltd. Apalagi bila PT Pertamina sudah bisa memprediksi dalam jangka panjang berapa kebutuhan minyak.

"Jadi ke depan, bagaimana memperbanyak kontrak jangka panjang dan mengurangi spot. Dengan cara ini, saya yakin PT Pertamina akan mampu menunjukan kinerja yang lebih baik,” kata Heri.

Pemerintah secara resmi melikuidasi atau membubarkan PT Petral Ltd karena alasan tidak memberikan efisiensi kepada PT Pertamina sebagai perusahan induk.

"Pertamina memulai terhitung hari ini menghentikan kegiatan dan melikuidasi Petral," kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.

Dwi Soetjipto menjelaskan kesepakatan melikuidasi Petral didapatkan dari hasil pengkajian selama beberapa bulan ke depan yang mana kegiatan Petral dialihkan kepada unit usaha Pertamina lainnya, yaitu Integrated Supply Chain. (Ant).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home