Loading...
DUNIA
Penulis: Eben Ezer Siadari 13:44 WIB | Kamis, 05 Februari 2015

Dua Penasihat Utama Barack Obama Mengundurkan Diri

Presiden AS Barack Obama tampak berbicara dengan penasihat seniornya, Valerie Jarrett, David Axelrod (kedua dari kanan), dan direktur komunikasi, Dan Pfeiffer, di ruang Oval, Gedung Putih, dalam foto yang diambil pada 21 Mei 2010 (Foto: Reuters)

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM - Dua penasihat utama Presiden Barack Obama di bidang komunikasi berencana mundur dalam beberapa bulan mendatang, meninggalkan celah kosong di jajaran pembantu seniornya di saat Gedung Putih mencoba untuk memusatkan perhatian pada agenda ambisius sebelum kampanye presiden 2016.

Dan Pfeiffer, penasihat dan anggota senior di  lingkaran dalam Obama, akan mundur pada awal Maret, sedangkan Jennifer Palmieri, direktur komunikasi Gedung Putih, berencana melakukan hal yang sama pada musim semi ini.

Ini merupakan gunacngan paling signifikan di jajaran staf Gedung Putih sejak Pemilu 2014 saat Partai Republik menguasai Senat AS dan memperkuat mayoritas mereka di DPR.

Obama menolak seruan untuk melakukan perombakan pada saat itu, dan kemudian berhasil merebut inisiatif di Washington dengan perubahan kebijakan AS-Kuba dan peluncuran gagasan yang berfokus pada kelas menengah dalam pidato keneragaannya bulan lalu.

Gedung Putih menyatakan kepergian dua penasihat itu merupakan kesempatan untuk membawa darah baru.

"Sementara dampak keberangkatan mereka signifikan, ada kesempatan membawa pembaruan, memperkuat staf dengan ide-ide segar dan perspektif baru," kata pejabat Geudng Putih.

Jennifer Palmieri dikabarkan akan menjadi pemimpin komunikasi dalam kampanye mantan  Menteri Luar Negeri Hillary Clinton. Namun, Gedung Putih menolak untuk mengomentari hal ini.

Sementara itu Pfeiffer telah menjadi penasihat Obama sejak kampanye presiden 2008 dan merupakan salah satu dari orang kepercayaan dekat Obama yang tersisa.

"Seperti orang lain di Gedung Putih, saya sudah mendapat manfaat dari kecerdasan politik dan advokasinya bagi kelas pekerja," kata Obama dalam sebuah pernyataan. "Dia orang yang baik dan seorang teman baik, dan saya akan merindukan dia," katanya tentang Pfeiffer.

Pfeiffer gemar berdebat dengan wartawan di Twitter dan telah memelopori upaya pemerintah untuk menggunakan media sosial dalam menyebarkan pesan, bahkan kadang-kadang berusaha untuk memotong proses yang lazim dalam organisasi berita tradisional.

Obama sebelum ini dikritik karena terlalu banyak mengandalkan kelompok  penasihatnya yang eksklusif, yang kebanyakan berasal dari tim kampanyenya yang berbasis di Chicago. Tapi guru komunikasi seperti David Axelrod dan David Plouffe, yang keduanya menghabiskan tugas di Gedung Putih setelah membantu dia terpilih, sudah lama pindah.

Pfeiffer telah mengalami beberapa masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk gejala stroke. (Reuters)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home