Loading...
INSPIRASI
Penulis: Sih Ell Mirmaningrum 06:19 WIB | Rabu, 05 Juni 2013

Dua Telinga: Tak Sekadar Alat Keindahan

foto: meetdoctor.com

SATU HARAPAN.COM - Seminggu ini telinga kiriku tak mampu mendengar sejelas biasanya. Dan itu sungguh membuatku tersiksa… sangat tersiksa. Rasanya ada yang menghalangiku mendengar dengan sejelas-jelasnya suara dari luar sana.

Namun pagi ini, ada sesuatu yang aneh kurasakan, tepatnya sewaktu keramas. Aku mendengar, dengan telinga kiri yang tak sempurna, suara gemericik air mengalir di rambutku, gemericik indah yang tak pernah kudengar (meski aku keramas dua hari sekali) sepanjang hidupku ini dengan dua telinga sempurna. Hal lain yang kudengar dengan telinga kiriku seminggu ini adalah aku mendengar suara yang keluar dari mulutku sendiri berbeda dengan suara yang biasa kudengarkan. Tak pernah kudengar suaraku sendiri yang ternyata cempreng dengan dua telinga normal, namun saat satu di antaranya tak normal, suara cempreng itu jelas terdengar.

Keadaan dengan satu telinga yang tidak sehat mengajarku bahwa Allah memberi dua telinga, bukan hanya untuk keseimbangan kiri dan kanan saja, bukan pula sekadar alat keindahan (karena imbang), namun juga untuk menimbang secara seimbang apa yang kita dengar dan apa yang orang lain dengar tentang kita; apa yang kita ingin dengar (pujian) dan apa yang seharusnya kita dengar (kritikan). Sehingga kita dapat menjalani hidup lebih arif.

 

email: inspirasi@satuharapan.com


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home