Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 16:00 WIB | Rabu, 04 Maret 2020

Gereja Katolik di Tanah Suci Berikan Komuni dengan Tangan karena Corona

Seorang jemaat menerima komuni di Gereja di kota Betlehem pada 25 Desember 2015. (Fptp: alarabiya.net/AFP)

YERUSALEM,SATUHARAPAN.COM – Otoritas Katolik Roma di Yerusalem, telah menginstruksikan para imam mereka untuk memberikan  komuni dengan tangan saja, daripada menempatkan wafer di lidah para penyembah, dan untuk mengosongkan wadah air suci, sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona.

Patriarkat Latin Yerusalem mengumumkan langkah-langkah pada Kamis (27/2), tak lama setelah Prapaskah, musim 40 hari menjelang Paskah. Jutaan peziarah sering mengunjungi Yerusalem dan kota-kota suci lainnya seperti Nazareth dan Bethlehem setiap tahun.

Uskup Agung Pierbattista Pizzaballa, administrator apostolik Vatikan, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dengan banyak pengunjungnya Tanah Suci berada dalam "situasi yang unik."

Pedoman tersebut termasuk "menerima Komuni hanya dengan tangan," daripada menempatkan wafer langsung di lidah penerima, dan menghindari umat yang menerima Komuni dari piala."

Dalam upacara komuni,  jemaat menerima wafer yang disebut dengan menyesap anggur, atau mencelupkan wafer ke dalam anggur di piala sebelum memasukkannya ke dalam mulut mereka.

Umat ​​Katolik percaya bahwa tuan rumah dan anggur, setelah pentahbisan oleh seorang imam, menjadi tubuh dan darah Yesus Kristus.

Pernyataan Pizzaballa juga menawarkan "saran pencegahan" untuk mengosongkan wadah air suci: biasanya wadah logam atau batu yang diisi dengan air yang diberkati yang sering ditempatkan di pintu masuk ke sebuah gereja.

Keuskupan Latin adalah, perwakilan Vatikan di kota-kota suci di seluruh Israel, dan wilayah Palestina serta di Yordania dan Siprus.

Gereja-gereja yang paling terkenal adalah Jerusalem’s Church of the Holy, di mana orang-orang Kristen percaya bahwa Yesus disalibkan dan dimakamkan, Bethlehem’s Church of the Nativity, tempat Yesus diyakini telah dilahirkan, dan Basilica of Annunciation dari Nazareth.

Israel pada Jumat (28/2) mengkonfirmasi tiga kasus baru coronavirus, sehingga jumlah total kasus Israel menjadi enam. Tiga dari enam dinyatakan positif setelah melakukan perjalanan dengan kapal pesiar yang terkena virus Diamond Princess. (alarabiya.net)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home