Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 07:59 WIB | Rabu, 22 Maret 2017

Hari Air Sedunia Pengolahan Air Limbah yang Aman

Ilustrasi. seorang gadis mencuci kakinya di sumber air, yang jaraknya sekitar 2,5 mil dari rumahnya di Aweil, di Sudan Selatan Afrika . (Foto: latimes.com)

NEW YORK, SATUHARAPAN.COM – Air adalah bagian yang sangat penting dari kehidupan. Tapi lebih dari sekedar penting untuk memuaskan dahaga atau melindungi kesehatan, air sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja dan mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan manusia.

Hari ini tanggal 22 Maret diperingati sebagai hari air se dunia dengan fokus pada pengolahan air limbah, demikian rilis PBB dilansir situs un.org, ada lebih dari 663 juta orang hidup tanpa pasokan air bersih, mereka menghabiskan waktu berjam-jam mengantri atau mencari ke sumber air yang jauh, dan menghadapi persoalan kesehatan,  karena menggunakan air yang terkontaminasi.

Faktanya, sekitar 1,8 miliar orang menggunakan sumber air yang terkontaminasi dengan kotoran minum, menempatkan mereka pada risiko tertular kolera, disentri, tifus dan polio. air yang tidak aman, miskin sanitasi dan kebersihan penyebab sekitar 842.000 kematian setiap tahun

Mengapa Air Limbah ?

Karena 80 persen air mengalir begitu saja ke sungai, laut dan ke tempat yang lain tanpa melalui proses pengolahan. Hal tersebut berpotensi menjadi air limbah yang terlewatkan begitu saja. Padahal, diwaktu yang sama, ketersediaan air untuk air baku air minum masih sangat minim.

Air baku, tidak sebanding dengan jumlah permintaan dan kebutuhan, seiring meningkatnya jumlah penduduk dunia. Setiap tahun, data memperlihatkan masih banyak anak- anak meninggal dunia akibat buruknya sanitasi dan pencemaran air.

Kita perlu meningkatkan pengumpulan dan pengolahan air limbah dan aman menggunakannya kembali. Pada saat yang sama, kita perlu mengurangi kuantitas dan polusi beban air limbah yang kita hasilkan, untuk membantu melindungi lingkungan dan sumber daya air.

Tujuan pembangunan berkelanjutan adalah memastikan ketersediaan dan pengelolaan air  dan sanitasi yang berkelanjutan di tahun 2030 , termasuk target untuk mengurangi separuh proporsi air limbah dan meningkatkan daur ulang air dan penggunaan kembali air dengan aman.

 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home