Loading...
BUDAYA
Penulis: Sabar Subekti 16:31 WIB | Senin, 13 Desember 2021

Harnass Sandhu dari India Dinobatkan sebagai Miss Universe

Harnass Sandhu dari India. (Foto: AFP)

EILAT, SATUHARAPAN.COM-Miss India, Harnaaz Sandhu, dinobatkan sebagai Miss Universe di kota Israel Eilat pada hari Senin (13/12) pagi, dengan beberapa kontestan menentang tekanan untuk memboikot untuk mendukung Palestina.

Kontes tahunan edisi ke-70, yang diadakan di Israel untuk pertama kalinya, juga menghadapi komplikasi dari pandemi virus corona.

Sandhu meraih hadiah utama di resor Laut Merah dengan runner-uppertama Nadia Ferreira dari Paraguay dan Miss Afrika Selatan, Lalela Mswane, mengambil tempat runner-up kedua.

Kementerian Olah Raga, Budaya dan Seni Afrika Selatan telah mendesak kontestannya untuk menjauh dari Eilat, dengan alasan “kekejaman yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina.”

Seruan itu digaungkan oleh kelompok-kelompok Palestina yang memohon kepada para kontestan untuk menghindari acara tersebut.

Kampanye Palestina untuk Boikot Akademik dan Budaya Israel menulis: “Kami mendesak semua peserta untuk mundur, untuk menghindari keterlibatan dalam rezim apartheid Israel dan pelanggarannya terhadap hak asasi manusia Palestina.”

Ke-80 kontestan juga termasuk Miss Maroko, Kawtar Benhalima, dan Miss Bahrain, Manar Nadeem Deyani, yang negara-negara mayoritas Muslimnya menormalkan hubungan dengan Israel tahun lalu.

Dalam sebuah wawancara dengan AFP di Yerusalem akhir bulan lalu, Miss Universe, Andrea Meza, dari Meksiko, mengatakan kontes itu harus menghindari politik.

“Miss Universe bukanlah gerakan politik, bukan pula gerakan keagamaan. Ini tentang wanita dan apa yang bisa mereka tawarkan.”

Indonesia dan Malaysia yang berpenduduk mayoritas Muslim, negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, tidak mengirim kontestan tetapi keduanya menyebutkan komplikasi terkait pandemi, bukan catatan hak Israel. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Back to Home