Loading...
DUNIA
Penulis: Prasasta Widiadi 16:51 WIB | Sabtu, 21 Februari 2015

Hollande dan Merkel Desak Rusia-Ukraina Patuhi Minsk II

Presiden Prancis Francois Hollande (kanan) menyambut Kanselir Jerman Angela Merkel menjelang pertemuan di istana Elysee, Paris, 20 Februari 2015. (Foto:AFP PHOTO / Miguel Medina)

PARIS, SATUHARAPAN.COM – Presiden Prancis Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan  gencatan senjata di Ukraina  dihormati seperti tertuang dalam  perjanjian perdamaian Minsk II.

"Gencatan senjata telah dilanggar beberapa kali. Sekarang harus sepenuhnya dihormati sepanjang seluruh lini depan," kata Hollande dalam konferensi pers  di Champ d’Elyesses, Paris, pada  Jumat (20/2).

“Sulit, itu akan memakan waktu yang lama, kita tidak memiliki ilusi, dan setelah melihat bagaimana negosiasi telah berlangsung, tidak akan menjadi proses yang akan bergerak maju dengan mudah," kata Merkel.

Gencatan senjata yang ditengahi oleh Perancis dan Jerman telah ditandatangani pekan lalu di ibukota Belarusia, Minsk, tapi dengan cepat runtuh karena pertempuran lanjutan antara pemerintah dan separatis kekuatan Ukraina.

Para menteri luar negeri Rusia, Perancis, Jerman dan Ukraina akan bertemu di Paris pada Selasa (24/2) untuk membahas konflik, kata Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius.

Hollande dan Merkel mengatakan mereka "bahkan lebih yakin" bahwa satu-satunya solusi beristirahat pada pelaksanaan perjanjian terbaru Minsk, termasuk penarikan senjata berat dan pembebasan tahanan. (AFP/Ant).

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home