Loading...
RELIGI
Penulis: Gomar Gultom 17:23 WIB | Minggu, 27 Desember 2015

In Memoriam Pendeta William Absalom Roeroe

Pendeta Prof Dr William Absalom Roeroe saat dirawat di RS GMIM Bethesda di Tomohon mendapat kunjungan dari para mantan mahasiswanya (Foto: Nency Aprilia Heydemans)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Kita kembali kehilangan seorang tokoh gerakan oikoumene, dengan dimuliakannya Pendeta Prof Dr William Absalom Roeroe. Beliau berpulang pada hari Minggu 27 Desember 2015 pukul 01:30 WITA di RS Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Bethesda Tomohon.

Meneer Roeroe, demikian beliau biasa kami sapa, adalah salah satu contoh pimpinan gereja yang konsisten dalam menjalani dan menghidupi keputusan-keputusan oikoumenis. Dia tak rela persidangan-persidangan oikoumenis yang berharga itu berlalu begitu saja dalam dokumen di atas kertas.

Itu sebabnya, saat beliau melayani sebagai Ketua Sinode GMIM, beliau menginstruksikan agar Lima Dokumen Keesaan Gereja (LDKG) hasil Sidang Raya dijadikan satu mata kuliah di Fakultas Teologi UKI Tomohon (UKIT), bukan hanya bagian kecil dari Sejarah Gereja atau pun bagian dari Ekumenika.

Tiga periode menjadi Ketua Sinode GMIM, dua periode menjadi salah seorang Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH)  Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI),  dan satu periode sebagai anggota Majelis Pertimbangan PGI, sudah suatu bukti perjalanan panjang seorang pengabdi bagi gerakan oikoumene.

Saya beruntung memiliki banyak perjumpaan dan diskusi dengan beliau, walaupun hanya di masa tua beliau. Dalam beberapa kunjungan ke Minahasa saya acap bertukar harapan dan impian bersamanya. Dan sesekali beliau masih mampir di Grha Oikoumene, kalau beliau ke Jakarta, mengunjungi anak-cucunya atau kalau kontrol kesehatan.

Masih segar dalam ingatan saya, candaan beliau sekitar tiga bulan lalu, saat mengunjungi kami di kantor seusai dirawat beberapa hari di rumah sakit. "Jangan kau kira kau lebih kuat dari saya, Gomar," candanya, ketika saya coba menolongnya berdiri dari kursi. Ya, benar, bahkan hingga akhir hayatnya, di usia senja, beliau tetap aktif melayani, termasuk memberi kuliah di UKIT.

Selamat jalan, Meneer....kau telah menorehkan begitu banyak kenangan dalam kalbu kami....

* Pdt Gomar Gultom adalah sekretaris umum PGI, anggota Dewan Redaksi satuharapan.com, tinggal di Jakarta.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home