Loading...
HAM
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:39 WIB | Jumat, 10 Juli 2015

Insiden Pakaian Gratis di Bangladesh Renggut 17 Nyawa

Ilustrasi ratusan korban meninggal karena pabrik pakaian Rana Plaza building di Savar, Bangladeshi, yang runtuh di Bangladesh, karena gedung yang tidak memenuhi standard keselamatan tahun 2013. (Foto: darkgovernment.com)

DHAKA, SATUHARAPAN.COM – “Sedikitnya 17 orang tewas pada Jumat (10/07), dalam sebuah insiden desak-desakan berebut pakaian gratis di sebuah pabrik di kota Bangladesh utara, Mymensingh,“ kata kepolisian.

“Insiden tersebut, terjadi ketika ratusan orang berdesak-desakan memasuki kompleks pabrik melalui sebuah gerbang kecil setelah berkumpul di luar gedung sebelum fajar,” kata kepala kepolisian lokal kepada AFP.

“Kami sejauh ini menemukan 17 jasad. Sebagian besar korban meninggal adalah perempuan miskin dan kurus,” kata kepala kepolisian Mymensingh, Moinul Haque, kepada AFP.

Kamrul Islam, petugas senior di kantor kepolisian dekat pabrik, mengatakan, jumlah korban kemungkinan dapat bertambah.

“Beberapa orang, mengambil jasad kerabat mereka sebelum polisi tiba di tempat kejadian, “ katanya.

Pemilik pabrik dan enam orang lain telah ditangkap, tambah Islam.

Polisi mengatakan, hingga 1.500 orang berkumpul di luar pabrik tembakau pada sekitar pukul 4:45 pagi (2245 GMT pada Kamis 9/7) setelah pemilik pabrik mengumumkan, mereka akan mendistribusikan pakaian gratis kepada warga miskin.

Orang kaya di Bangladesh sering membagikan pakaian gratis kepada warga miskin selama bulan Ramadan. (AFP/Ant)

Editor : Bayu Probo

Ikuti berita kami di Facebook


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home