Loading...
EKONOMI
Penulis: Prasasta Widiadi 10:50 WIB | Minggu, 22 Februari 2015

Kemenkop Nilai Kulonprogo Bisa Jadi Percontohan Wirausaha

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (paling kanan), Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah saat acara Minum Jamu Sehat, di Kementeiran Perindustrian, beberapa waktu lalu. (Foto: Prasasta Widiadi)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM –  Kementerian Koperasi dan UKM berniat menjadikan Kabupaten Kulonprogo di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta  sebagai kabupaten percontohan wirausaha melalui sejumlah program pengembangan wirausaha terpadu.  

"Di Kulonprogo akan banyak dikembangkan megaproyek termasuk bandara, jalan tol, dan fasilitas pendukung lainnya. Keberadaan bandara tersebut diyakini akan semakin mendorong percepatan pembangunan di kabupaten Kulonprogo," kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Minggu (22/2).

Prakoso menambahkan  Kabupaten Kulonprogo layak dikembangkan menjadi kabupaten wirausaha karena berbagai faktor.

"Untuk itu masyarakat setempat harus siap menghadapi perkembangan tersebut. Bila tidak siap maka kita hanya jadi penonton yang baik," kata Prakoso lebih lanjut.

Ia mengatakan, Kulonprogo juga merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi sumber daya manusia yang kreatif dan sumber daya alam yang melimpah.

Ia menjelaskan, Kulonprogo akan dijadikan tempat untuk memulai rangkaian gerakan kewirausahaan nasional tahun ini. Kementerian Koperasi dan UKM bakal menggelar rangkaian pelatihan keterampilan bagi masyarakat di kabupaten itu seperti pelatihan menjahit, konveksi, pengolahan ikan, pengolahan buah, dan kerajinan tenun.

Kementerian Koperasi dan UKM, katanya, juga akan menjajaki lebih banyak kabupaten/kotamadya lain yang potensial menjadi kota wirausaha dan layak didukung pengembangannya.

Menurut Prakoso, gerakan kewirausahaan harus terus dimasyarakatkan terlebih menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Artinya persaingan akan semakin ketat baik barang maupun jasa termasuk tenaga profesional. Kita harus segera mempersiapkan diri karena negara lain juga sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari," katanya.

Ia menegaskan, jiwa dan semangat kewirausahaan harus terus ditumbuhkan, sementara di sisi lain semua pihak juga harus mendorong peningkatan ketrampilan teknis para pelaku koperasi dan UKM. (Ant).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home