Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 09:29 WIB | Sabtu, 18 Agustus 2018

Kemenristekdikti Umumkan Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia 2018

Ilustrasi. Kemenristekdikti umumkan Peringkat 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Vokasi Tahun 2018. (Foto: ristekdikti.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), kembali mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2018, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia.

Pengumuman ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar seusai Upacara Peringatan HUT  ke-73 RI di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, pada Jumat (17/8), yang dilansir situs resmi ristekdikti.go.id.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo mengatakan, klasterisasi ini dilakukan untuk memetakan perguruan tinggi Indonesia yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti guna meningkatkan mutu perguruan tinggi, secara berkelanjutan dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penilaian performa perguruan tinggi pada tahun ini, secara garis besar terdapat beberapa penyesuaian sebagai hasil evaluasi dari penilaian tahun 2017. Pada tanggal 17 Agustus 2018 ini, Kemenristekdikti mengeluarkan hasil klasterisasi hanya terhadap kelompok perguruan tinggi non vokasi, yaitu universitas, institut, dan sekolah tinggi.

Sementara untuk perguruan tinggi vokasi, Patdono mengatakan masih dalam proses pengembangan dan analisa, untuk menemukan indikator yang tepat dalam mencerminkan performa perguruan tinggi vokasi.

“Jika sampai akhir tahun 2018 nanti kami menemukan model yang cocok untuk klasterisasi perguruan tinggi vokasi, nanti akan kami umumkan,” katanya.

Pada tahun 2018 ini, terdapat penambahan satu komponen utama yaitu kinerja inovasi. Oleh karena itu, komponen utama yang digunakan untuk menilai performa perguruan tinggi Indonesia mencakup lima komponen utama.

Kualitas SDM, yang mencakup persentase jumlah dosen berpendidikan S3, persentase jumlah lektor kepala dan guru besar, dan rasio mahasiswa terhadap dosen.

Kualitas Kelembagaan, mencakup akreditasi institusi, dan program studi, jumlah program studi terakreditasi internasional, jumlah mahasiswa asing, serta jumlah kerjasama perguruan tinggi.

Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan, yang mencakup kinerja kemahasiswaan.

Kualitas Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, yang mencakup kinerja penelitian, kinerja pengabdian pada masyarakat, dan jumlah artikel ilmiah terindeks scopus per jumlah dosen.

Kualitas Inovasi, yang mencakup kinerja inovasi.

Patdono juga mengatakan, terdapat perubahan yang sangat signifikan dalam klasterisasi tahun ini yaitu dengan memasukkan kualitas inovasi, sebagai salah satu komponen utama dengan tujuan untuk lebih mendukung kebijakan Kemenristekdikti, dalam hiliriasasi hasil riset ke sektor industri. Pasalnya kesiapan teknologi dan Inovasi adalah dua pilar dari dua belas pilar dalam indikator daya saing bangsa.

Selain itu, indikator yang digunakan pada beberapa komponen utama pun mengalami penyesuaian, yaitu penambahan indikator kerja sama perguruan tinggi pada komponen utama kelembagaan. Peningkatan kerja sama perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas jejaring (networking) yang dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi dari segi kelembagaan maupun sumber daya manusianya.

Berikut ini daftar urutan 100 besar hasil klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) non-vokasi tahun 2018 sebagai berikut : Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, Universitas Andalas, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Malang, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Udayana, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Makassar, Universitas Lampung, Universitas Jember, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Riau, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Syiah Kuala, Universitas Islam Indonesia, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Sriwijaya, Universitas Telkom, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Mataram, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Bina Nusantara, Universitas Kristen Petra, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Surabaya, Universitas Tadulako, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Bengkulu, Universitas Sanata Dharma, Universitas Tarumanagara, Universitas Tanjungpura, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Halu Oleo, Universitas Jambi, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Gunadarma, Universitas Negeri Manado , Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Pancasila, Universitas Trisakti, Universitas Pasundan, Institut Seni Indonesia Denpasar, Universitas Warmadewa, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Mulawarman, Universitas Djuanda, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Nasional, Universitas Islam Malang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya, Universitas Islam Bandung, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Mercu Buana, Universitas Kristen Duta Wacana, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara, Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta, Universitas Stikubank, Universitas Islam Sultan Agung, Institut Teknologi Nasional Malang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Kristen Maranatha, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Merdeka Malang, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Universitas Pelita Harapan, Universitas Widya Gama, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Nusa Cendana, Universitas Bung Hatta, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Universitas PGRI Adi Buana, Sekolah Tinggi Hukum Bandung, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Palangka Raya, Universitas Pendidikan Nasional, Institut Sains Dan Teknologi Akprind, Universitas Slamet Riyadi.

Editor : Sotyati

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home