Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:22 WIB | Sabtu, 27 September 2014

Kolong Flyover Kampung Melayu untuk Taman Interaktif

Razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di kolong flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. (Foto: beritajakarta.com)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pembangunan taman interaktif terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kali ini, Flyover Kampung Melayu, yang kerap digunakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) akan disulap menjadi taman interaktif yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana olahraga.

Kasudin Pertamanan Jakarta Timur, Suzi Marzitawati, mengatakan,  dinas pertamanan saat ini sedang mengukur dan mendesain model yang cocok untuk sarana olahraga di kolong tersebut. Sarana olahraga yang akan dibangun akan berbeda dengan kolong Flyover Klender. Namun, ia belum bisa memberikan gambaran detail sarana olahraga dan arena permainan yang akan dibangun.

"Kolong flyover Kampung Melayu akan kita tertibkan terlebih dulu. Kemudian kita jadikan taman interaktif seperti kolong Flyover Klender. Namun desainnya berbeda dengan yang di Klender karena lahannya lebih luas," ujar Suzi Marzitawati, Jumat (26/9).

Luas lahan kolong Flyover Klender sekitar 2.700 meter persegi. Sedangkan, di Kampung Melayu, sekitar 3.000 meter persegi. Di kolong Flyover Kampung Melayu setidaknya akan ada sejumlah sarana olahraga. Seperti fitnes outdoor, futsal, arena bermain anak-anak.

Kolong yang berada di sisi barat terminal, saat ini kondisinya nyaris amburadul. Pagar pembatas banyak yang hilang. Kolong ini dimanfaatkan pada pedagang asongan, tukang ojek, pedagang kaki lima dan pengamen untuk istirahat. Pengasong rokok dan kopi juga kerap berjualan di tempat tersebut.

Sedangkan kolong flyover di sisi timur terminal, banyak diparkir gerobak sampah dan penimbunan barang-barang bekas. Di tempat ini memang terdapat lokasi pembuangan sampah. Kecamatan Jatinegara sebenarnya beberapa kali melakukan penertiban terhadap PMKS yang beraktivitas di kolong tersebut. Namun, sayang hingga kini masih banyak PMKS yang memanfaatkan kolong tersebut. (beritajakarta.com)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home