Loading...
HAM
Penulis: Dewasasri M Wardani 11:33 WIB | Sabtu, 18 Juli 2015

Konser Maroon Five di Tiongkok Batal karena Cuit ke Dalai Lama

Adam Levine dari Maroon 5 melakukan sebagai bagian dari Festival iTunes di The Roundhouse di London. Band ini tampaknya telah dilarang dari Tiongkok setelah mengucapkan selamat ulang tahun lewat Tweet kepada Dalai Lama. (Foto: theguardian.com)

LOS ANGELES, SATUHARAPAN.COM - Grup musik Maroon Five , mungkin telah menjadi musisi internasional terbaru yang akan dilarang konser di Tiongkok, karena salah satu dari anggotanya telah mengucapkan selamat selamat ulang tahun kepada Dalai Lama melalui twitter.

Kelompok ini, dijadwalkan pentas di Shanghai dan Beijing pada bulan September 2015 yang akan datang , tetapi acara tersebut dibatalkan permulaan minggu ini.

Promotor Live Nation tidak merinci alasan pembatalan.

Tetapi, cuit dari pemain keyboard Jesse Carmichael, yang dihapus kemudian, dianggap membuat marah pemerintah Tiongkok.

Carmichael menulis dia telah "menyanyikan selamat ulang tahun kepada Dalai Lama".

Dalai Lama, yang telah tinggal di pengasingan sejak 1959 dan menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1989, dihormati di seluruh dunia. Tetapi para pemimpin Partai Komunis Tiongkok menuduh dia menjadi seorang "pemecah belah", dan pencari kemerdekaan.

Beberapa pengguna Weibo twitter di Tiongkok , menuliskan demikian : "Mereka disalahkan. Siapapun yang mendukung separatis Tibet layak untuk masuk daftar hitam, dan telah menyeret seluruh bandnya  untuk batal manggung."

Lain berkomentar: "Lebih baik mereka tidak pernah menginjakkan kaki di Tiongkok. Pihak asing tidak punya hak untuk mencampuri urusan internal kita sendiri. "

"Tentu saja kita tidak bisa membiarkan dia, untuk menerima uang dari negara kita. Ini menyangkut martabat dasar negara, “Pemusik seharusnya menangani musik saja dan melakukan pekerjaan mereka. Mengapa mencampuri politik?" kata yang lainnya

Yang lainnya berkomentar," Apakah menghadiri pesta ulang tahun sama dengan mendukung pandangan politiknya?"

Pihak berwenang Tiongkok, tidak membuat pengumuman resmi tentang  pembatalan band tersebut, namun tampaknya  Maroon 5 tidak akan menjadi musisi pertama, karena kepekaan yang berlebihan Beijing atas Tibet.

Penyanyi Islandia Bjork, membuat pemerintah Tiongkok marah, setelah  menyerukan kemerdekaan Tibet pada pertunjukan di Shanghai tahun 2008.

Oasis dilaporkan, terpaksa membatalkan pertunjukan di Tiongkok karena Noel Gallagher ikut pentas konser Free Tibet di New York.

Sir Elton John dikabarkan harus ditanyai polisi Tiongkok, setelah mendedikasikan konser 2012 di Beijing kepada orang yang menurutnya penuh semangat dan sangat berbakat  yakni seniman Ai Weiwei, yang oleh pemerintah Tiongkok dianggap sebagai pembangkang. (bbc.com/ theguardian.com)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home