Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Sabar Subekti 10:19 WIB | Jumat, 21 Mei 2021

Lebih 70% Perusahaan Jepang Ingin Olimpiade Dibatalkan atau Ditunda

Seorang pejalan kaki berjalan di samping Cincin Olimpiade yang ditampilkan di Lapangan Olahraga Olimpiade Jepang di samping stadion nasional yang sedang dibangun di Tokyo pada hari Selasa (18/5/2019). (Foto: dok. AFP)

TOKYO, SATUHARAPAN.COM-Hampir 70 persen perusahaan Jepang ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan atau ditunda, sebuah survei yang dikutip Reuters mengungkapkan. Temuan itu menggarisbawahi kekhawatiran bahwa Olimpiade akan meningkatkan infeksi virus corona pada saat sistem medis berada di bawah tekanan berat.

Dengan hanya sembilan pekan sebelum Olimpiade diselenggarakan, keadaan darurat telah diberlakukan di sebagian besar Jepang hingga akhir bulan untuk mengatasi lonjakan jumlah infeksi yang mengakibatkan kekurangan staf medis dan tempat tidur rumah sakit di beberapa daerah.

Program vaksinasi negara juga sangat lambat, dengan hanya empat persen populasi yang diinokulasi, tingkat terendah di antara negara-negara kaya Kelompok Tujuh (G7).

Survei Korporat, yang dilakukan pada 6-17 Mei, menunjukkan 37 persen perusahaan mendukung pembatalan, sementara 32 persen menginginkan penundaan.

Secara khusus, mereka yang menyerukan pembatalan telah meningkat dari bulan Februari ketika pertanyaan yang sama ditanyakan dalam survei bulanan. Sebanyak 29 persen menginginkan pembatalan sementara 36 persen menyukai penundaan.

“Tidak mungkin Olimpiade dapat terus berjalan dalam situasi saat ini,” seorang manajer di sebuah perusahaan logam menulis dalam survei tersebut. “Sepertinya tidak ada yang dilakukan pemerintah dengan terencana dan dengan baik. Yang tampaknya dilakukannya hanyalah menyebarkan kecemasan."

Hasil survei tersebut secara kasar menjunjukkan pendapat yang sejalan dengan jajak pendapat publik. Banyak penduduk Tokyo mengatakan, bagaimanapun, mereka berkonflik tentang penyelenggaraan Olimpiade.

"Varian baru strain bisa masuk, menciptakan situasi yang mengerikan," kata Keiko Yamamura, instruktur yoga berusia 58 tahun. “Tapi ketika saya memikirkan atlet yang telah bekerja sangat keras, saya ingin membiarkan mereka melakukannya.”

Pemerintah dan Komite Olimpiade Internasional telah berulang kali mengatakan bahwa Olimpiade akan dilanjutkan. Sekitar 70 persen dari 10.500 atlet yang akan hadir sudah lolos.

Jika Olimpiade, yang telah ditunda setahun, dibatalkan, seperempat perusahaan memperkirakan kerugian ekonomi yang besar. Tetapi hampir 60 persen mengatakan kerugian ekonomi akan dibatasi sementara 13 persen lainnya mengatakan mereka memperkirakan kerugian ekonomi relatif kecil. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home