Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 17:23 WIB | Selasa, 31 Mei 2016

Lebih dari 200 Muslim, Kristen, Yahudi Dialog di Sydney

Agama yang paling baik adalah agama yang membuat manusia lebih dekat dengan Tuhan dan menjadikannya manusia yang lebih baik. - Dalai Lama XIV
Pertemuan antaragama di Sydney December 2014 (Foto: Assembly)

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM – Konferensi antaragama yang menyatukan orang Yahudi , Kristen, dan Muslim lokal dengan lebih dari 200 partisipan diadakan di St. Marguerite Bourgeoys Parish pada hari Minggu (29/5).

“Kita melakukannya sebagai dari rangkaian perayaan tahun kasih sayang, sebagaimana yang diserukan oleh Pope Francis,” kata diakon paroki Robert Coleman saat wawancara hari Senin (30/5). “Hal kedua yang juga ingin kita lakukan adalah mengumpulkan seluruh komunitas bersama, jadi kita bisa lebih saling memahami satu sama lain lalu kita bisa sajikan kepada masyarakat luas pemahaman yang lebih tepat tentang agama yang sama-sama menolak kekerasan dan menolak intoleransi malah berusaha keras untuk bekerja sama menuju kesamaan yang kita bisa saling bagi”.

Ia menyebutkan bahwa ketiga agama tersebut berbagi leluhur yang sama di Abraham, dan mereka berbagi tujuan untuk merayakan warisan yang sama.

“Inti tujuan kami adalah untuk melakukan diskusi atau berbincang tentang kasih sayang, tapi juga menunjukkan kepada masyarakat luas sifat dan karakter asli agama,” kata Coleman.

Dalam jangka pajang, Coleman mengatakan bahwa ia berharap untuk mendirikan sebuah asosiasi antaragama yang melakukan pertemuan reguler untuk lebih mengenal satu sama lain. Mereka mungkin bisa memperluas usaha sampai menarik perhatian dari orang-orang yang menganut kepercayaan tradisional atau ateis sekalipun, tambahnya.

Apa pun yang berfungsi untuk meningkatkan pemahaman antara berbagai kelompok dalam masyarakat harus disambut, Coleman menegaskan.

“Ini sangatlah penting untuk kita memulai dialog bersama, daripada “menembaki” satu sama lain, mendekatkan yang sebelumnya saling tidak peduli, kita harus bersatu dan memahami satu sama lain pertama-tama,” katanya.

Dalai Lama, pemimpin umat Budha di Tibet sendiri pernah mengatakan, “Agama yang paling baik adalah agama yang membuat manusia lebih dekat dengan Tuhan dan menjadikannya manusia yang lebih baik.” (capebretonpost/kav)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home