Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:10 WIB | Rabu, 21 September 2016

Mahasiswa Universitas Kuala Lumpur Meneliti Vaksin Zika

Hariz Haikal Nasuha, mahasiswa Kimia dan Bioteknologi Universitas Kuala Lumpur Malaysia (UniKL MICET ), tengah melakukan penelitian untuk menemukan vaksin yang efektif terhadap virus zika. (Foto: nst.com.my)

KUALA LUMPUR, SATUHARAPAN.COM  - Hariz Haikal Nasuha, mahasiswa Kimia dan Bioteknologi Universitas Kuala Lumpur Malaysia (UniKL MICET), melakukan penelitian untuk menemukan vaksin yang efektif terhadap virus zika.

Penelitian dilakukan di Ladang Nasuha, perkebunan bumbu dan rempah-rempah terbesar di Asia, yang dimiliki oleh pengusaha Nasuha Kasian.

Hariz Haikal, yang juga peneliti utama di Nasuha Bioteknologi & Keanekaragaman Sdn Bhd, mengatakan timnya telah mulai melakukan penelitian laboratorium enam bulan lalu, dan telah menemukan bahwa campuran beberapa ekstrak herbal mampu menghambat aktivitas sel virus zika.

"Ekstrak herbal juga mampu membunuh virus perlahan," katanya.

Dia mengatakan, bagaimanapun, mereka membutuhkan waktu dan dana untuk melakukan penelitian klinis dan studi tentang kompatibilitas campuran herbal dengan tubuh manusia dalam jangka panjang. Dengan demikian, ia mengatakan perusahaan menyambut bantuan dalam bentuk hibah dari pemerintah, serta pihak lain yang berkepentingan, untuk bekerja sama dalam penelitian ilmiah untuk menghasilkan vaksin yang efektif terhadap virus zika.

Pada saat ini, Hariz Haikal mengatakan, perusahaan telah berhasil memproduksi minyak esensial yang bisa dikembangkan untuk menghasilkan vaksin virus zika berbasis herbal. Bahkan, ia mengatakan perusahaan juga telah menghasilkan teknologi kontrol biologis untuk menghancurkan nyamuk Aedes, yang merupakan pembawa virus zika dan dengue.

"Kami menggunakan minyak esensial untuk memproduksi obat nyamuk semprot dengan merek Organic Natural Repellent. Obat nyamuk ini mengandung enam jenis tumbuhan tumbuh di perkebunan tanpa melibatkan bahan kimia apapun," katanya.

Ketika disemprotkan langsung pada nyamuk Aedes, kata Hariz Haikal, akan memblokir lubang napas, menyebabkan nyamuk mati seketika.

"Obat ini, diproduksi dengan menggunakan teknologi hijau, yang tidak menyebabkan efek samping bagi manusia dan lingkungan karena kita menggunakan bahan-bahan organik, bebas dari bahan kimia dan racun," katanya. (nst.com.my)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home