Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 10:01 WIB | Sabtu, 25 Januari 2020

Memasak di Luar Angkasa Waktunya Lebih Lama

Astronot Amerika Serikat, Christina Koch, dan astronot Italia, Luca Parmitano, berpose untuk foto dengan cookies yang dipanggang di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 26 Desember 2019. (Foto: dari NASA)

SATUHARAPAN.COM-Di luar angkasa, waktu untuk memasak ternyata lebih lama. Ini yang dilakukan para peneliti di stasiun luar angkasa. Hasilnya akhir percobaan mereka adalah cookies coklat, makanan pertama dimasak di ruang angkasa.

Cookies itu terlihat kurang lebih normal atau biasa, namun yang di Stasiun Luar Angkasa Internasional, pada bulan lalu, membutuhkan dua jam untuk memanggangnya. Sementara di bumi dibutuhkan waktu jauh lebih sedikit, di bawah 20 menit. Dan bagaimana rasanya? Belum ada yang tahu.

Cookies itu masih disegel dalam kantong kue dan dikemas dalam wadah spaceflight mereka, cookie tetap beku di laboratorium di daerah Houston setelah dua pekan lalu dalam kapsul SpaceX.

Itu adalah makanan pertama yang dipanggang di luar angkasa dari bahan mentah. Pembuat oven menduga adan perbedaan waktu memanggang di bumi dan di luar angkasa, tetapi tidak sebesar itu.

“Masih banyak yang harus dilihat untuk mencari tahu apa sebenarnya yang mendorong perbedaan itu, tetapi jelas merupakan hasil yang keren,” kata Mary Murphy, seorang manajer untuk Nanoracks yang berbasis di Texas, mengatakan pekan ini, dikutip AP. "Secara keseluruhan, saya pikir ini adalah eksperimen pertama yang sangat luar biasa."

Terletak di dekat Johnson Space Center NASA, Nanoracks merancang dan membangun oven uji listrik kecil yang diluncurkan ke stasiun luar angkasa November lalu. Lima cookies mentah beku sudah ada di sana.

Astronot Italia, Luca Parmitano, adalah master baker pada bulan Desember, mengirimkan deskripsi saat ia memanggangnya satu per satu dalam prototipe Zero G Oven.

Cookie pertama, dalam oven selama 25 menit pada suhu 300 derajat Fahrenheit (149 derajat Celcius), berakhir dengan kondisi kurang matang. Ini lebih dari dua kali lipat waktu memanggang untuk dua berikutnya, dan hasilnya masih sama saja.

Cookie keempat tetap di oven selama dua jam, dan akhirnya berhasil. "Jadi kali ini, aku memang melihat sedikit kecoklatan," Parmitano berbicara melalui radio. "Saya tidak bisa memberi tahu Anda apakah dimasak sepanjang jalan atau tidak, tetapi pastinya tidak terlihat seperti adonan kue lagi."

Parmitano menghidupkan oven hingga maksimum 325 derajat F (163 derajat C) untuk cookies kelima dan memanggangnya selama 130 menit. Dia melaporkan lebih banyak kesuksesan. Diperlukan pengujian tambahan untuk menentukan apakah ketiga cookie yang dikembalikan aman untuk dimakan.

Mengonsumsi sesuatu selain makanan yang didehidrasi atau dikemas akan sangat penting karena astronot kembali melakukan perjalanan ke bulan dan ke planet Mars.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home