Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 16:01 WIB | Rabu, 13 Agustus 2014

Membunuh Keluarga, Karena Dicegah Bergabung ke NIIS

Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak utara berjaha untuk menghadapi serangan kelompok Negara Islam Irak dan Sutiah (NIIS) yang juga disebut ISIS atasu ISIL. (Foto: ist.)

BAGHDAD, SATUHARAPAN.COM -  Seorang anggota kelompok teroris yang disebut sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS) membunuh keluarganya sendiri untuk bergabung dengan kelompok yang tengah dikecam seluruh dunia karena tindakan yang melanggar kemanusiaan di wilayah Irak utara dan Suriah Utara.

Situs iraqinews.com  harui Selasa (12/8) yang mengutip sumber di aparat keamanan menyebutkan kasus itu terjadi di kota Diyala. "Salah satu teroris ISIL (nama lain kelompok itu, Islamic State of Iraq and Levant) bernama Ayad al-Karawi, membunuh enam anggota keluarganya,” kata dia.

Dia melakukan  hal itu, karena anggota keluarganya mencegah dia untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIL yang berada di distrik Sa'adiya, wilayah dari timur laut Baquba.

Bom di Baghdad

Sementara itu, Komando Operasi Baghdad pada hari Selasa (12/8) malam memberitahukan bahwa dua ledakan yang terjadi di Zafaraniya dan Karrada di ibu kota Irak, Baghdad,  mengakibatkan kematian sembilan orang dan dan melukai 63 orang lainnya.

Juru Bicara Dewan, Komisaris Brigadir Saad Maan, mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Dua ledakan teroris terjadi di Baghdad, yang pertama di Karrada daerah pusat kota Baghdad, yang membunuh delapan orang dan melukai 51 orang lainnya."

"Serangan kedua terjadi ketika bom yang melekat pada kendaraan sipil meledak di Zafaraniya daerah Baghdad selatan yang membunuh seorang warga sipil dan melukai tiga orang lainnya," kata Maan.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home