Loading...
RELIGI
Penulis: Prasasta Widiadi 08:56 WIB | Jumat, 18 November 2016

Menag Ajak Umat Berkomunikasi Saat Hadapi Kelompok Intoleran

Menteri gama Lukman Hakim Saifuddin (tengah) dalam pembukaan sidang Sinode ke-46 Gereja Kristen Sulawesi Tengah, Palu. (Foto: kemenag.go.id)

PALU, SATUHARAPAN.COM – Menteri Agama (Menag) mengajak umat beragama untuk terus menjalin komunikasi dan bergandengan tangan dalam menghadapi setiap gerakan antitoleransi dan antikeragaman.

"Mari kita kibarkan suluh kerukunan ke seluruh persada Nusantara, karena mewujudkan kerukunan adalah bagian dari perintah Tuhan kepada umat-Nya,” kata Lukman Hakim Saifuddin Kamis (17/11), di hadapan Sidang Sinode ke-46 Gereja Kristen Sulawesi Tengah, di Palu, Sulawesi Tengah.

Di hadapan peserta sidang yang mengangkat tema "Tuhan Mengangkat Kita dari Samudera Raya (Mazmur 71)" itu, Menag menyampaikan harapannya agar sidang sinode itu dapat menghasilkan terobosan yang berdampak pada peningkatan kerukunan antarumat beragama.

Ia menegaskan Indonesia adalah bangsa majemuk. Indonesia kaya akan keragaman suku, ras, bahasa, adat istiadat, dan juga agama. Semuanya menyatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Itu sebabnya diperlukan usaha semua pihak, semua umat beragama, untuk terus menjalin komunikasi dan bergandengan tangan, bersatu padu untuk menghadapi aksi intoleransi dan antikemajemukan.

Menag menegaskan, untuk mewujudkan kerukunan antarumat, Pemerintah tidak dapat berjalan sendirian. "Di sinilah letak peran para penyuluh, para pemuka agama Kristen, pembina rohani, dan pemimpin lembaga keagamaan Kristen sebagai barisan terdepan yang langsung berhubungan dengan umat," ia menegaskan.

Sidang itu juga diisi ceramah yang menghadirkan nara sumber bukan hanya dari kalangan Kristen, tetapi juga Islam, yakni Ketua MUI Kota Palu Prof Zainal Abidin dan perwakilan Kristen Palestina.

Turut hadir dalam sidang yang akan berlangsung hingga 20 November 2016 itu Ketua Badan Legislasi DPR RI Supratman Andi Agtas, anggota DPD RI Nurmawati Dewi Bantilan dan Delis, serta pemimpin dan anggota DPRD Provinsi Sulteng.

Dari jajaran eksekutif, hadir Bupati Morowali Utara Aptripel Tumomor, Bupati Poso Darmin Sigilipu, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah. (kemenag.go.id)    

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home