Loading...
RELIGI
Penulis: Endang Saputra 10:16 WIB | Sabtu, 23 April 2016

Menag Sambut Ajakan Saudi Perangi Terorisme

Menag Lukman Hakim Saifuddin didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil menerima Penasihat Menteri Agama Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz al-Amar bersama Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak, Jakarta, Jumat (22/4). (Foto: kemenag.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik ajakan Pemerintah Saudi Arabia untuk bekerja sama dalam memerangi terorisme.

Ajakan ini disampaikan penasihat Menteri Agama Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz al-Amar, saat bersilaturahim ke kantor Kemenag, Jakarta.

“Kami, menyambut baik ajakan Menag Saudi untuk bekerja sama memerangi terorisme. Jika bisa, lebih cepat, lebih baik,” kata Menag saat menerima kunjungan Syekh Abdul Aziz al-Amar, hari Jumat (22/4).  Syaikh Abdul Aziz al-Amar datang didampingi Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak.

Sebelumnya, al-Amar mengatakan, Indonesia dan Saudi Arabia mempunyai banyak kesamaan, seperti sosial kemasyarakatan, visi politik dan lain sebagainya. Disamping itu, Indonesia dan Saudi juga mempunyai masalah yang sama, yakni memerangi terorisme

“Kami mengajak pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemenag untuk melakukan aksi nyata memerangi terorisme. Salah satu langkahnya mungkin kita bisa membuat sebuah forum atau konferensi internasional. Minimal se-Asia. Jika Menag Lukman berkenan bekerja sama, akan kami sampaikan kepada Menag Saudi,” kata al-Amar seperti dikutip dari kemenag.go.id.

Al-Amar berpendapat, Indonesia dan Saudi telah bekerja sama di banyak bidang. Ke depan, kerja sama tersebut bisa dikembangluaskan untuk kebaikan bersama.

"Insya Allah Menag Saudi dan Menteri Haji Saudi dalam waktu dekat akan berkunjung ke Indonesia,” kata dia.

Akan hal ini, Menag Lukman mengaku siap  menyambut kedatangan Menteri Agama dan Menteri Haji Saudi. Menurutnya, banyak hal yang nantinya bisa didiskusikan dan dikerjasamakan.

“Gagasan membentuk forum untuk memerangi terorisme ini sangat penting. Jadi kita memiliki cara pandang yang sama. Terorisme memang perlu diklarifikasi. Karena dunia melihat, terorisme identik dengan Islam. Padahal pandangan tersebut tidak benar. Pemerintah Indonesia siap bekerja sama dan menyambut dengan tangan terbuka dan mendukung,” kata dia.

Menag sepakat dengan al-Amar, bahwa kedua negara sahabat telah bekerja sama di berbagai bidang. Menag juga menyambut jika ke depan, kerja sama tersebut bisa diperkuat dan diperluas, tidak sekedar dalam MoU saja, namun dalam aksi yang nyata. Dalam kesempatan tersebut, diperkirakan setelah Bulan Ramadan, pendirian forum internasional untuk memerangi terorisme bisa dilaksanakan.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home