Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 07:07 WIB | Minggu, 13 September 2015

Nita Violina Juarai Tunggal Pemula Putri Astec Open

Nita Violina Juarai Tunggal Pemula Putri Astec Open
Nita Violina (tengah) di podium juara Astec OPen 2015. (Foto-foto: Prasasta Widiadi).
Nita Violina Juarai Tunggal Pemula Putri Astec Open
Penampilan Nita Violina di partai final, hari Sabtu (12/9).
Nita Violina Juarai Tunggal Pemula Putri Astec Open
Penampilan Nita Violina di partai final, hari Sabtu (12/9).
Nita Violina Juarai Tunggal Pemula Putri Astec Open
Juara Tunggal Putri usia Remaja, Eprilia Mega Ayu Swastika (tengah) di podium juara Astec Open 2015.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pebulu tangkis putri dari klub PB Exist, Nita Violina Marwah berhasil mencatat hasil gemilang di Kejuaraan Bulu Tangkis Astec Open 2015, karena dia tampil sebagai pemenang kelompok Tunggal Pemula Putri setelah di partai final dia mengalahkan Yasnita Enggira Setiawan asal klub PB Barokah dengan 21-16, dan 23-21, hari Sabtu (12/9), di Gelanggang Bulu Tangkis Senayan, Jl. Asia Afrika, Jakarta.

Nita bukannya menang tanpa perlawanan menghadapi Yasnita. Di set pertama Nita memang terus-menerus memimpin perolehan poin karenahingga jeda interval, pebulu tangkis kelahiran Majelengka tersebut memimpin 9-4 sampai jeda interval dia menang dengan 11-4. Akan tetapi setelah jeda interval di set pertama, terlihat Yasnita mulai dengan sabar meladeni permainan ngotot dari Nita akibatnya kedudukan sempat sama 15-15.

Seolah tersadar dengan perolehan nilai yang tersusul oleh Yasnita, Nita mulai bermain dengan mengandalkan smash yang akurat sehingga memenangi set pertama dengan 21-16.

Set kedua Nita sempat kaget karena keunggulan atas Yasnita di angka 8-3 mulai terkejar, sehingga di jeda interval pertama Nita tertinggal dengan skor 8-11, namun perlahan-lahan Nita mulai mendapat semangat sehingga mulai menyamakan kedudukan. Menjelang akhir set kedua Nita berulang kali terjatuh gagal menyapu smash dari Yasnita sehingga kedudukan sempat di angka 20-20. Nita dengan ketenangan bisa memancing Yasnita yang ingin memenangkan  set kedua, hasilnya gemilang karena penempatan bola Nita selalu akurat dan menghasilkan angka bagi kemenangan dia di set kedua dengan 23-21.

Perjalanan Menuju Puncak Juara

Violina bukannya menang dengan melalui jalan mudah mengenggam Trofi Astec Open karena sejak hari ketiga penyelenggaraan pebulu tangkis kelahiran tahun 2001 tersebut sudah harus bertanding, yakni pada hari Selasa (8/9) Nita mengalahkan atlet PB Djarum Amira Fitria Liza 21-9, dan 21-8 kemudian pada hari Rabu (9/9) dia menang atas atlet PB Mutiara Alifia Hasna Hanifah 21-6 dan 21-6.

Kamis (10/9) Nita Violina menang dari Amalia Cahaya Pratiwi 21-19, 21-15, Jumat (11/9) menang dua kali berturut-turut, yang pertama yakni di perempat final atas Hilda Nur Fadilah 21-19, 21-19, kemudian di semi final menang atas Dwi Maharani 21-9, 21-13.

Rekan Nita di Exist Bernasib Sial

Brigita Marcelia Rumambi, pebulu tangkis putri dari PB Exist bernasib sial karena berlaga di final di dua nomor dengan dua pasangan yang berbeda dia harus puas menjadi peringkat kedua.

Saat partai final Ganda Campuran usia Taruna, Brigita berpasangan dengan Gea Kamahamas dia harus menyerah dari M Yusril Alfansyah Yunus dan Esterina Agus dengan pertarungan tiga set 22-20, 10-21, dan 21-16.

Beberapa jam kemudian dia bernasib lebih parah, karena saat berlaga di Ganda Putri usia Taruna bersama pasangannya, Vehrenica Debora Rumate,  Brigita mengalami cedera saat mengalami kekalahan dari  Marissa Vania Liske/Winny Oktavina Kandow dengan skor 20-22, 21-14, dan  18-12.

Sejak awal set ketiga,  Brigita berulang kali terjatuh dan mengeluh seperti membutuhkan pengobatan, berulang kali petugas medis masuk ke pinggir lapangan hingga memberi semacam cairan semprotan di kaki. Hasilnya gerakan Brigita tidak maksimal, dan Vehrenica bekerja keras sendirian, sebelum akhirnya di kedudukan 18-12 bagi keunggulan Marissa/Winny, Brigita langsung menyalami wasit seperti pertandingan selesai. 

Astec Open

Kejuaraan bulu tangkis Astec Open telah diselenggarakan untuk kesebelas kali, kejuaraan yang menjadi agenda resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesa (PBSI) ini merupakan prakarsa dari pasangan suami isteri pebulu tangkis legendaris, Alan Budikusuma dan Susi Susanti yang memiliki produk-produk olah raga terutama bulu tangkis.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home