Loading...
SAINS
Penulis: Melki Pangaribuan 00:00 WIB | Selasa, 28 Januari 2014

Pascabanjir, DKI Jakarta Angkut Sampah Hingga 3.350 Ton

Seorang warga melintas diantara tumpukan sampah pasca banjir di wilayah Tebet, pada Sabtu (25/1) di Jakarta. (Foto: Elvis Sendouw)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Dinas Kebersihan DKI Jakarta mencatat sampah yang diakibatkan bencana banjir mulai tanggal 18 hingga 26 Januari 2014 mencapai 3.350 ton atau 372 ton per hari. 

"Kemudian, sebanyak 3.350 ton sampah tersebut langsung diangkut dengan menggunakan truk sampah dengan total perjalanan bolak-balik 273 rit selama sembilan hari," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Unu Nurdin, pada Senin (27/1)  di Jakarta. 

Menurut dia, sampah-sampah itu dikumpulkan dengan menggunakan eskavator di beberapa titik, antara lain Jembatan Kalibata, Jembatan Kampung Melayu, Pintu Air Manggarai, Pintu Air Pluit dan Pintu Air Perintis Kebersihan. "Jumlah tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah sisa banjir pada 19 sampai 26 Januari 2013 yang mencapai 8.609 ton atau 1.706 ton per hari," kata Unu Nurdin.

Total 53.621 ton 

Kemudian dia mengatakan, sampah pascabanjir tersebut telah membuat volume sampah di Jakarta meningkat. Jika sampah rutin selama sembilan hari sebanyak 50.090 ton, maka ditambah dengan sampah dari banjir totalnya mencapai 53.621 ton.

"Dengan kata lain, ada peningkatan sampah sebanyak 3.621 ton, atau rata-rata 5.957 ton sampah yang kita angkut setiap hari," kata Unu Nurdin menyebutkan data Dinas Kebersihan itu. 

Dia mengungkapkan sampah-sampah akibat bencana banjir itu tergolong dalam kategori sampah berat, di antaranya kasur, bambu, kayu, lemari dan perabot rumah tangga lainnya. "Selain jumlahnya yang banyak, sampah-sampah tersebut juga telah bercampur dengan air, sehingga jadi semakin berat," kata Unu menambahkan.

Dengan menggunakan truk sampah, selanjutnya sampah itu langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, di Bekasi, Jawa Barat. "Jadi, kita tidak tunggu-tunggu lagi. Sampah-sampah yang sudah dimasukkan ke dalam truk sampah langsung kita bawa ke Bantar Gebang supaya tidak ada penumpukan," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta itu. (Ant)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home