Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 14:19 WIB | Rabu, 22 Juli 2015

Pemilik Moge di Sydney Sumbangkan Jaket untuk Tunawisma

Jaket kulit diserahkan kepada para tunawisma di bawah jembatan Woolloomooloo di Sydney. (Foto: Keith Muir)

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM - Sekelompok anggota penggemar motor gede (moge) di Sydney, Australia, menyumbangkan ratusan jaket kulit kepada tunawisma untuk membantu mereka melewati musim dingin.

Anggota kelompok moge itu menyumbangkan jaket kulit yang sudah tidak digunakan lagi sebagai bagian dari kegiatan amal Winter Jacket Drive, kerja sama antara Mission Australia dan Australian Motorcycle News.

Editor Australia Motorcycle News, Chris Dobie, mengatakan jaket-jaket itu akan sangat bermanfaat bagi mereka yang tidur di tempat terbuka selama musim dingin di Sydney.

"Jaket bagi pengguna moge ini sangat bagus, karena memang dibuat untuk melindungi pemakainya, sehingga mereka merasa hangat dan tidak basah," kata Dobie kepada Radio 702 ABC Sydney.

"Jadi kalau Anda harus tidur di lantai yang keras, jaket ini memiliki bantalan yang bisa membantu melewatkan malam," katanya.

Pada hari Jumat lalu, belasan jaket itu diambil dari sebuah dealer moge di Ashfield di Sydney.

"Ketika kami di sana, kotak yang sudah disediakan sudah penuh sumbangan jaket," kata Dobie. "Ratusan sudah terkumpul, dan itu masih sedikit saja dari yang akan kami kumpulkan tahun ini," katanya.

Pengendara moge menyerahkan jaket-jaket itu kepada kelompok tunawisma di Sydney. "Hujan turun lebat ketika kami tiba, dan kami menemukan banyak tunawisma berkumpul di bawah jembatan Woolloomooloo tempat mereka bernaung," kata Dobie.

"Mereka kedinginan, angin bertiup keras, dan tentu saja mereka senang menyambut kedatangan kami," katanya.

Jaket bagi pengendara moge sebenarnya adalah barang berharga, karena kadang menjadi simbol bila mereka bergabung dengan kelompok tertentu. "Ini barang berharga bagi mereka, dan yang kami ketahui mereka jarang berganti jaket. Dan bila memang diganti, mereka jarang mau membuang jaket yang sudah tidak dipakai lagi," kata Dobie.

Karena itu, Dobie terkesan mendapat banyak sumbangan. "Ada banyak penggemar moge yang memiliki jaket yang sekarang tersimpan di dalam lemari atau ditaruh di belakang garasi," katanya.

"Kami menjelaskan kepada mereka, kalian pasti tidak akan menggunakan lagi, atau paling satu atau dua kali, dan kalau disumbangkan, akan bisa menyelamatkan nyawa," kata Dobie. (radioaustralia.net.au)

 

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home