Loading...
RELIGI
Penulis: Bayu Probo 16:23 WIB | Sabtu, 22 Februari 2014

Pemilu 2014: Jemaah Ahmadiyah Berharap Anggota Legislatif Berjiwa Pancasila

Deden Dermawan Sudjana di pengadilan Serang, Banten (2011). (Foto: elsam.or.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Deden Dermawan Sudjana, anggota jemaah Ahmadiyah, mengungkapkan kepada satuharapan.com, bahwa hanya satu atau dua anggota legislatif yang berani membela kepentingan minoritas agama. Padahal, menurut dia, jika para legislator tersebut berjiwa Pancasila, kekerasan kepada kelompok minoritas dapat diminimalkan.

Deden pada Kamis (20/2) mengungkapkan bahwa pada dasarnya anggota DPR/DPRD yang peduli isu-isu religi sangatlah berhati-hati bahkan sebagian besar terbawa arus seperti memihak kelompok mayoritas dalam kasus yang di angkat media. Misalnya, kasus jemaah Ahmadiyah, Syiah, Kristen. Namun, ada satu atau dua orang yang berani bicara lantang membela kelompok minoritas. Anggota legislator tersebut dari partai yang benar-benar nasionalis.

Pria yang pernah divonis penjara enam bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang, Banten, pada  15 Agustus 2011 ini mengatakan, “Sampai saat ini mereka belum proposional ,lihat saja bagaimana Jemaat Ahmadiyah masih susah melakukan kegiatan untuk menjalankan roda organisasi.”

Deden mengatakan, “Melaksanakan salat Jumat di hampir semua masjid Ahmadiyah selalu dijaga polisi dengan alasan klasik takut preman bersorban datang.  Juga, masih ada penyegelan masjid Ahmadiyah terutama yang berlokasi di desa-desa. Kami lihat, belum ada dari DPR yang menekan pemerintah, khususnya aparat, untuk bersikap tegas kepada siapa pun yang mengganggu masyarakat yang berbeda keyakinan.”

Deden berharap jika setiap anggota legislator berjiwa dan berpikiran Pancasila, ia yakin kasus-kasus religi bisa diminimalkan bahkan hilang. “Setiap anggota seharusnya menyadari bahwa kebebasan beragama dan Berkeyakinan sudah diatur dalam UUD, sehingga tidak ada kekerasan atas nama agama,” ia menutup pernyataan.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home