Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Reporter Satuharapan 00:00 WIB | Selasa, 18 Februari 2014

Piala Dunia 2014: Belanda Kembali Tampil Sebagai Runner Up Piala Dunia

Piala Dunia 2014: Belanda Kembali Tampil Sebagai Runner Up Piala Dunia
Skuad Timnas Belanda yang diprediksi akan berlaga di Piala Dunia 2014 (Foto: fifa.com)
Piala Dunia 2014: Belanda Kembali Tampil Sebagai Runner Up Piala Dunia
Louise Van Gaal masih diberikan kesempatan kedua untuk mengarsiteki Belanda (Foto: fifa.com)
Piala Dunia 2014: Belanda Kembali Tampil Sebagai Runner Up Piala Dunia
Van Der Vaart akan menjadi kapten tim selama Piala Dunia 2014 berlangsung (Foto: eufa.com)
Piala Dunia 2014: Belanda Kembali Tampil Sebagai Runner Up Piala Dunia
Van Persie akan menjadi ujung tombak belanda di Brasil 2014 (Foto: sportsmole.co.uk)
Piala Dunia 2014: Belanda Kembali Tampil Sebagai Runner Up Piala Dunia
Di Piala Dunia 2014, Belanda akan bergabung di Grup B bersama Spanyol, Australia dan Cile (Foto: guardian.com)

SATUHARAPAN.COM – Status sebagai runner-up piala dunia sebelumnya bukanlah hal yang mudah bagi sebuah tim untuk mengikuti piala dunia. Terbukti, dari lima runner-up terakhir piala dunia, hanya Brasil yang mampu mendapatkan prestasi lebih baik, sisanya mereka gagal mengulang prestasi yang sama. Bahkan, di Piala Dunia 2010, sang runner-up Piala Dunia 2006, Prancis, menjadi juru kunci grup A dengan raihan satu poin. Kini, Belanda sebagai runner-up Piala Dunia 2010 mendapatkan giliran itu lagi, mereka diharapkan melampui prestasi yang mereka raih di 2010, yakni Juara Piala Dunia 2014.

Belanda merupakan salah satu tim yang telah mengukir sejarah, mereka telah tiga kali masuk ke partai puncak piala dunia tanpa sekalipun berhasil memenanginya, alias runner-up.

Prestasi tersebut  mereka awali pada 1974, saat itu mereka harus mempersilahkan Jerman Barat menjadi juara dunia kedua kalinya. Mereka kalah dari Jerman Barat, 2-1.

Selanjutnya, 1978, mereka kembali menembus fina Piala Dunia, kali ini mereka harus mengakui keunggulan Mario Kempes dkk, untuk pertama kalinya membawa pulang piala dunia. Pertandingan yang berlangsung hingga babak extra-time tersebut kembali menguburkan mimpi Belanda menjadi juara dunia, dua gol yang terjadi di babak extra time mengubah skor menjadi 3-1 untuk keunggulan Argentina.

Pada 2010, Belanda kembali tampil di partai final piala dunia, kini mereka berhadapan dengan Spanyol, tim yang belum pernah menjuarai piala dunia. Namun, dewi fortuna kembali tidak berpihak pada Belanda, gol tunggal Andres Iniesta di menit 117 extra time, harus menguburkan mimpi Belanda menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.

Van Gaal Membayar Kegagalan 2002

Kursi pelatih Belanda bukanlah sebuah jabatan yang baru bagi Louis Van Gaal, ia pernah mengarsitekki Belanda, pada 2000. Namun pada 2002 ia dipecat dari kursi kepaltihannya. Van Gaal  gagal membawa Belanda berlaga di putaran final Piala Dunia 2002, yang saat itu diselenggarakan di Korea Selatan dan Jepang. Kini, setelah ia ditunjuk menggantikan Bert Van Marwijk pada 2012 yang lalu, Van Gaal berhasil membayar kegagalannya pada 2002, ia berhasil membawa Belanda ke putaran final Piala Dunia 2014.

Dalam catatan sejarah, pria 60 tahun ini memiliki prestasi yang baik, ia pernah mengarsiteki beberapa klub besar Eropa, seperti Ajax Amsterdam (1991-1997), Barcelona (2002-2003), dan Bayern Muenchen (2009-2011).

Bersama ketiga klub tersebut ia berhasil mengangkat trofi kompetisi besar Eropa, seperti Liga Champions Eropa (Ajax Amsterdam 1995), Piala Uefa (Ajax Amsterdam 1992), Piala Super Eropa (Ajax Amsterdam 1995; Barcelona 1998 ), Liga Jerman (Bayern Muenchen 2010), Liga Spanyol (Barcelona 1998, 1999), Liga Belanda (Ajax Amsterdam 1994, 1995, 1996; AZ Alkmaar 2009).

Kondisi Belanda Terkini

Menjelang Piala Dunia 2014, kondisi Belanda cukup meragukan untuk dijagokan sebagai calon juara turnamen ini. Kedalaman skuad Belanda yang tidak seimbang menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Tidak adanya nama besar yang menghiasi lini belakang Belanda, seperti seperti di Piala Dunia 2010 silam seperti Joris Mathijsen, John Heitinga, Van Bronkchorst. diprediksi menjadi salah satu kelemahan Belanda.

Berikt lima hasil pertandingan terakhir Belanda

Uji Coba                19/11     Kolombia Vs Belanda      : 0-0

Uji Coba                16/11     Belanda Vs Jepang          : 2-2

PPD                      10/11     Belanda Vs Hongaria       : 8-1

PPD                      15/10     Turki Vs Belanda             : 0-2

PPD                      11/10     Andorra Vs Belanda         : 0-2

*PPD: Pra Piala Dunia

Pada (7/6) yang lalu tim nasional Belanda sempat melakukan uji coba sekaligus “reunian” dengan tim nasional Indonesia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut berakhir untuk keunggulan Belanda, 0-3.

Talenta Tua Muda Menumpuk Lini Tengah

Skuad belanda sekarang justru menumpuk dengan talenta gelandang, perpaduan tua dan muda akan menghiasi lini ini. Nama-nama lama seperti Robben, Sneijder dan Van der Vaart akan berdampingan dengan talenta muda seperti Adam Maher, Strootman, Leroy Fer.

Sedangkan di lini depan, Louis Va Gaal diyakini akan memberikan kepercayaan tersebut pada Robin Van Persie, striker milik Manchester United ini diprediksi akan didamping oleh Jeremain Lens atau Ruben Schaken

Perkiraan Skuad Belanda Piala Dunia 2014

Kiper: Maarten Stekelenburg (Fulham), Michel Vorm (Swansea City), Tim Krul (Newcastle United)

Bek: Van Der Wiel (Paris Saint-Germain), Ron Vlaar (Aston Villa), Jetro Willems (PSV Eindhoven), Daley Blind (Ajax Amsterdam), Stefan De Vrij (Feyenoord Rotterdam), Daryl Janmaat (Feyenoord Rotterdam)

Gelandang: Nigel De Jog (AC Milan), Leroy Fer (Norwich City), Adam Maher (PSV Eindhoven), Wesley Sneijder (Galatasaray), Arjen Robben (Beyern Muenchen), Stijn Schaars (PSV Eindhoven), Kevin Strootman (AS Roma), Van Der Vaart (Hamburg SV), Jonathan De Guzman (Swansea City)

Penyerang: Dirk Kuyt (Fenerbache), Jeremain Lens (Dynamo Kiev), Robin Van Persie (Mancheter United), Luciano Narsingh (PSV Eindhoven), Ruben Schaken (Feyenoord Rotterdam)

Pelatih: Louis Van Gaal. (knvb.nl/fifa.com/uefa.com/goal.com)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home