Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 11:59 WIB | Selasa, 18 Februari 2014

PM Israel: Iran Pemenang Perundingan Nuklir

Benjamin Netanyahu berbicara di Yerusalem pada Senin (17/2). (Foto: timesofisrael.com)

YERUSALEM, SATUHARAPAN.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (17/8) mengatakan bahwa Iran menjadi satu-satunya pihak yang diuntungkan dalam perundingan nuklir dengan negara-negara adidaya dan menuduh Teheran “melanjutkan sikap agresifnya”.

Komentarnya muncul pada malam sebelum perundingan baru antara Iran dan kelompok P5+1 – Inggris, Prancis, Amerika Serikat, China dan Rusia plus Jerman – ditujukan untuk mencapai sebuah perjanjian menyeluruh mengenai program nuklir Teheran yang kontroversial.

Israel sangat kritis terhadap sebuah perjanjian sementara yang dicapai pada November. Di bawah perjanjian tersebut Iran setuju untuk membekukan atau menghentikan aktivitas nuklirnya selama enam bulan dengan imbalan kelonggaran sanksi.

“Sejauh ini satu-satunya pihak yang diuntungkan dari perundingan ini adalah Iran. Malah mereka tidak memberikan apa pun tapi mereka menerima banyak hal,” kata Netanyahu saat sebuah pertemuan dengan Presiden Peru Ollanta Humala, yang sedang berkunjung, menurut sebuah pernyataan gabungan.

“Iran sedang melanjutkan sikap agresifnya: mempersenjatai kelompok-kelompok teroris, mendukung pembantaian terhadap rakyatnya sendiri oleh rezim Assad (di Suriah), menyerukan penghancuran Isarel dan aktivitas subversif di seluruh dunia, termasuk Amerika Latin.”

Israel dan negera Barat sudah lama mencurigai Iran diam-diam melanjutkan penciptaan senjata nuklir bersama dengan program sipilnya – tuduhan yang dibantah Teheran. (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home