Loading...
HAM
Penulis: Bayu Probo 08:27 WIB | Selasa, 03 Juni 2014

Polisi Pakistan Tahan Lima Orang Lagi Pelaku Rajam

Farzana Parveen yang sedang hamil tiga bulan, dibunuh dengan dirajam oleh hampir 20 anggota keluarganya sendiri, termasuk ayah dan saudara laki-lakinya di Lahore pada hari Selasa (26/5). (Foto: dok. satuharapan.com)

LAHORE, SATUHARAPAN.COM – Pihak kepolisian Pakistan yang menyelidiki pembunuhan seorang wanita yang dipukul dengan benda tumpul hingga tewas di luar sebuah pengadilan menahan lima pria lagi berkaitan dengan pembunuhan brutal itu, ujar seorang pejabat senior pada Senin (2/6).

Farzana Parveen tewas pada Selasa (27/5) lalu di luar gedung Pengadilan Tinggi di sebelah timur kota Lahore akibat serangan yang dilakukan oleh lebih dari 20 pelaku bersenjata batu bata, termasuk sejumlah kerabat, lantaran pernikahannya bertentangan dengan keinginan keluarga.

“Kami menahan lima orang lagi dalam kasus ini,” ujar Umer riaz Cheema, seorang pejabat senior kepolisian yang menyelidiki kasus pembunuhan itu, kepada AFP.

“Dengan penangkapan ini total jumlah orang yang ditahan bertambah 10 orang termasuk ayah Parveen. Namun, lima pria yang baru ditahan itu tidak termasuk di antara para pembunuh yang dituduh langsung,” katanya.

Suami Parveen, Mohammad Iqbal, mengklaim lebih dari 20 orang bertanggung jawab atas pembunuhannya. Dua saudara, sepupu dan seorang kerabat wanita Parveen masih buron.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home