Loading...
INDONESIA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 10:29 WIB | Jumat, 23 Januari 2015

Politisi PDIP: Hasto Kristiyanto Tak Pernah Bohong

Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. ( Foto : Martahan Lumban Gaol )

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yakin Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak pernah berbohong. Ia pun memastikan ucapan Hasto terkait Ketua KPK Abraham Samad yang berambisi menjadi calon Wakil Presiden RI mendampingi Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2014 lalu benar.

"Menurut keyakinan saya, Mas Hasto tidak pernah berbohong," kata Masinton saat dihubungi di Jakarta, Jumat (23/1).

Menurut dia, hal tersebut dilakukan Hasto setelah mengetahui Abraham Samad berbohong dengan berusaha membantah tulisan "Rumah Kaca Abraham Samad" yang berada di citizen journalism Kompasiana. "Kenapa tidak diberitahukan sejak awal, karena Mas Hasto masih menjaga marwah yang bersangkutan sebagai Ketua KPK," kata Masinton

Dia berpandangan Hasto telah menyampaikan secara gamblang dan jelas untuk mempertegas bahwa pertemuan Abraham Samad dengan sejumlah petinggi PDI Perjuangan benar adanya. "Bahkan, tadi di salah satu stasiun televisi swasta, Hasto menantang Samad untuk menggunakan alat deteksi kebohongan, untuk membuktikan siapa yang jujur dan bohong," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Terkait pertemuan dengan sejumlah petinggi PDI Perjuangan, Masinton selaku sosok yang menghuni Komisi III DPR berpendapat, pemimpin KPK tidak boleh bertemu dengan sembarangan orang, apalagi berbicara mengenai perkara yang tengah terjadi dan politik. Ia kembali menegaskan, dalam pertemuan tersebut Samad telah melobi PDI Perjuangan untuk mendampingi Jokowi sebagai calon

"Juga, berbicara tentang beberapa kasus, itu pidana," kata dia.

Dengan terbongkarnya kasus ini ke publik, Masinton berharap ke depannya lembaga anti rasuah tersebut dipimpin sosok-sosok yang memiliki integritas dan tidak menggunakan jabatan sebagai pemimpin KPK untuk berpolitik.

"Kalau kita lihat dari sisi etika, kita harus menyelamatkan KPK ini dari orang-orang yang ingin menggunakannya untuk mencari jabatan lain, karena KPK merupakan lembaga negara, sehingga pemimpin KPK harus memiliki sikap negarawan," ujar dia.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home