Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 14:52 WIB | Kamis, 16 Februari 2017

Presiden Dorong Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pengembangan Pelabuhan Bitung gerakkan roda ekonomi Sulawesi Utara
Gambar Presiden Joko Widodo terekam kamera pada saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, hari Selasa (14/2). (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari Kamis (16/2) dijadwalkan menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden sekira pukul 15.00 WIB.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, menyampaikan agenda tersebut membahas evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Pukul 15.00 WIB - rapat terbatas. Topik: Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata Bey.

Saat memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas Provinsi Sulawesi Utara di Kantor Presiden, Jakarta, hari Selasa (14/2), Presiden Joko Widodo memberikan instruksi kepada jajarannya untuk mengembangkan provinsi perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Salah satu yang disinggung Presiden Joko Widodo adalah pembangunan Pelabuhan Bitung yang diyakini dapat menjadi faktor pendukung mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sulawesi Utara merupakan provinsi terluar di wilayah utara Indonesia yang langsung berbatasan dengan wilayah negara-negara tetangga.

"Saya minta pembangunan pelabuhan Bitung, yang saat ini dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus bisa dipercepat sehingga Bitung bisa segera menjadi pelabuhan hub sekaligus pintu masuk ke wilayah utara Indonesia," kata Presiden Jokowi.

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi

Kepala Negara juga meyakini bahwa pengembangan kawasan ekonomi khusus Bitung akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran serta memperkecil ketimpangan yang terjadi di Sulawesi Utara.

"Saya yakin dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus Bitung akan mampu mendukung upaya menggerakkan roda ekonomi di Sulawesi Utara," katanya.

Presiden Joko Widodo juga meminta para jajarannya untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di wilayah Sulawesi Utara guna menunjang pertumbuhan wisatawan mancanegara di sektor pariwisata.

"Pembangunan infrastruktur transportasi tersebut diharapkan dapat memperlancar pintu masuk bagi wisatawan manca negara, khususnya dari negara-negara di kawasan utara Indonesia seperti Filipina, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok," katanya.

Kepala Negara juga mendukung pengembangan potensi wisata bahari yang ada di Sulawesi Utara sebagai alternatif tempat wisata bagi para wisatawan, mengingat saat ini hanya Taman Laut Bunaken yang cukup terkenal di dunia internasional.

"Saya juga minta potensi wisata bahari di Sulawesi Utara dikembangkan lagi dan didukung oleh pemerintah pusat," katanya.

Presiden juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memikirkan penyelesaian terhadap segala sesuatu yang dianggap menghambat terwujudnya program prioritas nasional.

"Saya juga minta berbagai hambatan atau sumbatan-sumbatan dalam pelaksanaan program prioritas bisa segera diurai, diselesaikan dan dicarikan solusi," katanya.

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home