Loading...
INDONESIA
Penulis: Bayu Probo 15:16 WIB | Selasa, 17 Desember 2013

Presiden Dorong Sinergi Pemerintah dan PMI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: setkab.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh jajaran pemerintah, termasuk pemerintah daerah, agar menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Palang Merah Indonesia (PMI) supaya semua tugas kemanusiaan dapat dilakukan dengan baik.

“Ke depan mari kita terus sinergikan upaya pemerintah dengan PMI. Saya senang jika pemerintah daerah berhubungan dekat dengan PMI, sehingga jika ada apa-apa, kita dapat cepat menyelamatkan jiwa,” kata Presiden di Jakarta, Selasa (17/12).

Di hadapan sekitar 950 Pendonor Darah Sukarela 100 kali, Presiden mengingatkan peran penting PMI dalam kegiatan kemanusiaan di Indonesia.

Ia menyampaikan, petugas PMI adalah kelompok pertama yang selalu ia temui di daerah bencana selain personel TNI dan Polri.

Ia juga secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dari Presiden Filipina kepada Pemerintah Indonesia dan PMI atas bantuan yang diberikan kepada korban Topan Haiyan.

Pada kesempatan itu Presiden Yudhoyono juga memuji para pendonor darah sukarela yang disebutnya sebagai pahlawan kemanusiaan.

Ia menilai para pendonor darah itu telah memberikan hadiah kehidupan bagi sesamanya.

Bagi negara yang rawan bencana seperti Indonesia, menurut Presiden, para pendonor darah sukarela sangat dibutuhkan.

Palang Merah Indonesia dan pemerintah, tahun ini, memberikan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial kepada 950 Donor Darah Sukarela (DDS) 100 kali.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan secara simbolis oleh Presiden Yudhoyono kepada 21 perwakilan DDS dari 21 provinsi di Tanah Air.

Dasar pemberian tanda kehormatan itu adalah PP No 32/1959 tertanggal 26 Juni 1959 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial yang diberikan untuk menghargai warga negara Indonesia yang berjasa besar dalam bidang perikemanusiaan pada umumnya atau bidang perikemanusiaan tertentu pada khususnya.

Keterangan resmi dari PMI menyebutkan sejak 1970 ketika untuk pertama kali DDS 100 kali memperoleh penghargaan itu hingga kini telah ada 4.968 orang DDS yang menerima tanda kehormatan itu. Para DDS itu minimal sudah menyumbangkan 30 liter darahnya.

Disebutkan hingga 2012, PMI telah mendirikan satu Unit Donor Darah (UDD) Pusat di Jakarta dan 211 UDD di 210 kabupaten-kota.

Pada tahun 2012 PMI telah mampu mengumpulkan 2.243.462 kantong darah lengkap yang setelah diolah menjadi berbagai komponen jumlah persediaan darah PMI pada tahun 2012 menjadi sekitar 3,8 juta atau memenuhi 70 persen kebutuhan darah.

Berdasarkan data PMI tahun 2012, pendonor-baru tercatat sebanyak 41 persen atau 1.371.638 kantong darah.

Acara penyerahan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial itu dihadiri juga oleh sejumlah menteri kabinet, antara lain Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, dan perwakilan dari komite Palang Merah Internasional. (Ant)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home