Loading...
DUNIA
Penulis: Eben Ezer Siadari 12:45 WIB | Minggu, 09 November 2014

Putri Pendeta Kulit Hitam Jadi Jaksa Agung AS

Presiden Obama diapit oleh Eric Holder Jr dan Loretta Lynch (Foto: Reuters)

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, secara resmi mengumumkan keputusannya mengajukan nama Loretta Lynch untuk mendapat persetujuan Senat mengisi posisi jaksa agung. Dengan demikian Lynch akan menjadi perempuan berkulit hitam pertama yang menduduki posisi itu. Ia akan menggantikan  Eric Holder Jr, yang merupakan pria kulit hitam pertama menjabat jaksa agung AS.

Pengumuman pencalonan Lynch berlangsung di Roosevelt Room, Gedung Putih kemarin (8/11). Ketika Obama mengumumkannya, Lynch maupun Holder berdiri di sisi kiri dan kanannya.

"Sepanjang 30 tahun kariernya, dia telah menunjukkan dirinya sebagai pengacara yang tangguh, adil, dan independen yang telah dua kali memimpin salah satu kantor kejaksaan yang paling menonjol di negeri ini," kata Obama, sebagaimana dilaporkan oleh The Washington Post (9/11).

"Loretta mungkin satu-satunya pengacara di Amerika yang memerangi mafia dan bandar narkoba serta teroris, dan masih memiliki reputasi sebagai orang yang mempesona," tambah dia.

Lynch yang merupakan sarjana hukum lulusan  Universitas Harvard, merupakan putri dari seorang pendeta Baptis berkulit hitam generasi keempat. Ibunya seorang pustakawan.  Lynch lahir di Carolina Utara pada tahun 1959.

"Memang agak sedikit menakutkan menjadi putri seorang pustakawan dan pendeta," canda Obama, pada saat pengumuman nama Lynch.

Lynch masih sangat kecil ketika ayahnya mulai membuka pintu gereja yang dipimpinnya terhadap para mahasiswa yang merencanakan aksi boikot anti segregasi kulit hitam di akhir dekade 1950-an. Ia menggendong Lynch yang masih kecil layaknya boneka tiap kali menghadiri rapat. Lynch masing mengingat itu semua dan menceritakannya pada beberapa kesempatan.

Lynch juga mengaku terinsiprasi akan kakeknya, seorang petani penggarap pada tahun  1930 yang gemar membantu sebangsanya yang kesulitan karena tidak berdaya dibawah undang-undang Jim Crow, yang berlaku di zamannya.

Lulus dari Harvard, Lynch berkarier selama enam tahun di kantor hukum Cahill Gordon & Reindel di Manhattan. Dari sana ia kemudian menjadi jaksa di Distrik Timur New York, salah satu kantor kejaksaan bergengsi di AS.

Di kantor kejaksaan ini, yang meliputi empat wilayah berpenduduk delapan juta orang, Lynch menangani aneka kasus, mulai dari kejahatan dunia maya, kejahatan terorganisasi, korupsi hingga penipuan keuangan dan terorisme. Ia dengan cepat mendapat reputasi sebagai penyidik berbakat dan jaksa yang bijaksana.

"Dia benar-benar merupakan orang yang berjiwa  belas kasih ketika berada di bawah tekanan," kata Zachary Carter, mantan jaksa AS untuk Distrik Timur New York dan sekarang menjadi penasihat  perusahaan dari New York City. "Dia samasekali tidak bisa digoda. Saya belum pernah melihat dia marah atau frustrasi berlebihan. Dia adalah pribadi yang membuat orang lain tenang."

Salah satu prestasi yang paling membanggakan Lynch adalah ketika pada tahun .1997 ia mendakwa polisi New York  yang memukuli dan menyodomi seorang imigran Haiti bernama Abner Louima dengan potongan gagang sapu.

Pada tahun 1999, Presiden Bill Clinton mencalonkannya sebagai  kepala kejaksaan Distrik Timur sampai akhir masa jabatannya yang tersisa dua tahun. Setelah itu ia sempat bekerja sebagai partner di kantor pengacara Hogan & Hartson yang sekarang berganti nama menjadi  Hogan Lovells. Lynch kembali mendapat kepercayaan Obama  pada tahun 2010 untuk  menjadi kepala kejaksaan di distrik tersebut. Ketika itu senat menyetujui secara bulat nominasinya.

Sebagai jaksa, Lynch antara lain berhasil mendakwa anggota mafia dan gembong teroris, termasuk pelaku pengeboman gedung bank sentral di New York. Ia dikagumi karena caranya yang tidak gembar-gembor dalam menangani kasus-kasus besar. Ia berhasil menghindari diri menjadi pusat perhatian

"Loretta kelihatannya tidak akan pernah mau jadi berita utama," kata Obama. "Dia tidak tertarik pada pernak-pernik, dia tertarik pada substansi," tambah dia.

Lynch sebenarnya bukan merupakan bagian lingkaran dalam Obama. Obama sendiri sebelumnya diberitakan ingin mengajukan nama lain sebagai calon jaksa agung. Namun, ia mengurungkan niatnya. Lynch dikenal dekat dengan Holder, yang digantikannya. Holder telah mengumumkan rencana pengunduran dirinya September lalu. Ia akan mengundurkan diri setelah Senat menyetujui Lynch jadi jaksa agung.

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home