Loading...
INSPIRASI
Penulis: Daniel Santoso 01:00 WIB | Minggu, 25 Mei 2014

Risiko Cinta

C. S. Lewis (foto: istimewa)

SATUHARAPAN.COM – Saya  baru saja selesai membaca buku A Life Observed, karya Devin Brown, mengenai perjalanan spiritual pengarang  favorit saya: C.S. Lewis. Pada salah satu bab, kembali terpampang penjelasan Lewis tentang cinta yang dikutip dari bukunya: The Four Loves. Sejak bertahun lalu, pemahaman ini selalu menarik hari saya.

”Mencintai  pasti membuat diri rapuh. Cinta pada apa pun akan membuat hatimu mendapat perlakuan yang salah dan mungkin dapat hancur. Jika ingin menjaga keutuhan hati, janganlah pernah memberikannya kepada apa pun. Tidak juga kepada binatang peliharaan. Bungkuslah hatimu rapi-rapi dengan hobi dan sedikit kemewahan, hindari semua bentuk hubungan, simpanlah dengan aman di dalam relung keegoisanmu. Tetapi ketika berada di sana—aman, gelap, tidak bergerak, tanpa udara, hatimu akan berubah. Ia tidak lagi akan pecah berkeping. Ia akan menjadi tahan banting, tidak terselami dan tak terseberangi.”

Imajinasi saya selalu menggambarkan hati yang tersembunyi ketat ini bagaikan hati yang telah mengeras bagai batu, mustahil terluka , dan sendirian. Walau begitu aman dari rasa sakit, inginkah kita mempunyai hati yang begitu keras, beku, dan tidak peduli? Tidak lebih baikkah membiarkan hati kita berwarna merah jambu, empuk bagai marshmallow, dan menarik hati? Walau tentu saja berisiko hancur, terluka, berdarah….

Selama sekitar 30 tahun, Lewis merawat ibu dan adik perempuan seorang sahabat baik yang meninggal dalam perang dunia pertama, dalam rumahnya sendiri. Walaupun Sang Ayah kurang perhatian terhadap dirinya, Lewis tetap menjaga hubungan baik dengannya. Bahkan ia mengambil risiko untuk menikahi kekasihnya (mempunyai dua orang anak kecil dari perkawinan terdahulu) yang sedang berada di ambang kematian akibat kanker stadium lanjut.

Mencintai memang penuh risiko. Namun, risiko yang berharga untuk dihadapi.

 

Editor: ymindrasmoro

Email: inspirasi@satuharapan.com


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home