Loading...
EKONOMI
Penulis: Bob H. Simbolon 19:03 WIB | Rabu, 19 Oktober 2016

Samsung Rugi Rp 69,1 T karena Baterai Galaxy Note 7

Ilustrasi. Samsung Galaxy Note 7. (Foto: AP)

SEOUL, SATUHARAPAN.COM - Perusahaan Samsung Electronics menanggung kerugian sebesar 5,3 miliar dolar AS  atau sekitar Rp 69,1 triliun selama tiga kuartal pada awal Juli lantaran baterai ponsel pintar Galaxy Note 7 mudah meledak.

Perusahaan ponsel terbesar Korea Selatan itu pada hari Selasa (18/10) telah mengumumkan untuk menghentikan produksi Galaxy Note 7 pasca penarikan besar-besaran di mana ponsel pengganti juga terbakar.

Selain itu, kerugian juga melanda sejumlah pemasok yang memproduksi Galaxy Note 7 mulai pembuatan modul kamera hingga casing dengan kerugian mencapai 1,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 22,1 triliun.

“Kami akan memberikan kompensasi penuh untuk persediaan komponen Note 7 tersisa kepada para pemasok dan kami menyesal karena menimbulkan kekhawatiran di antara para pemasok kami menyusul penghentian Galaxy Note 7,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. (Ant)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home