Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 21:26 WIB | Rabu, 13 Mei 2015

Sidney Jones: Indonesia masih Terbilang Aman dari Teror ISIS

Sidney Jones: Indonesia masih Terbilang Aman dari Teror ISIS
Direktur Institute for Policy of Conflict (IPAC) Sidney Jones saat menjelaskan tentang perkembangan kelompok ekstremis ISIS dengan berbagai aksi terornya di berbagai negara. Ia mengatakan negara Indonesia masih terbilang jauh lebih aman bila dibandingkan dengan negara Amerika Serikat, di sebuah diskusi bertajuk ISIS dan Gerakan Preventif Penyebaran Ideologi Radikalisme di Wisma Intra Asia Jalan Dr Soepomo, Jakarta Selatan, Rabu (13/5) (Foto-foto: Dedy Istanto).
Sidney Jones: Indonesia masih Terbilang Aman dari Teror ISIS
Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Tito Karnavian (kiri) mantan Komandan Detasemen Khusus (Densus) 88 saat hadir menjadi salah satu narasumber tentang laju perkembangan ISIS di Indonesia.
Sidney Jones: Indonesia masih Terbilang Aman dari Teror ISIS
Sidney Jones saat memaparkan kajiannya di depan para tamu undangan tentang pergerakan teror ISIS di Indonesia yang dikatakan masih terbilang aman bila dibandingkan dengan negara Amerika Serikat.
Sidney Jones: Indonesia masih Terbilang Aman dari Teror ISIS
Salah satu gambar yang ditampilan dalam presentasi Sidney Jones yang menggambarkan adanya perkumpulan yang diduga radikal yang direkam pada Februari 2014 di sebuah masjid di Bekasi Selatan.
Sidney Jones: Indonesia masih Terbilang Aman dari Teror ISIS
Sidney Jones saat mempresentasikan gerakan radikal ISIS serta perkembangannya dalam diskusi bulanan yang bertajuk ISIS dan Gerakan Preventif Penyebaran Ideologi Radikalisme di Jakarta Selatan.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Direktur Institute for Policy of Conflict (IPAC) Sidney Jones mengatakan Indonesia masih terbilang aman dari pengaruh kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Iraq and Syam (ISIS). Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam diskusi bulanan bertajuk “ ISIS dan Gerakan Preventif Penyebaran Ideologi Radikalisme di Wisma Intra Asia Jalan Dr Soepomo, Jakarta Selatan, Rabu (13/5) yang memaparkan tentang gerakan teroris dan radikal serta perkembangannya.

Dalam kesempatan itu Sidney menambahkan meski kelompok gerakan radikal yang tergabung dalam ISIS mengancam teror di berbagai negara, Indonesia dikatakan masih jauh lebih aman bila dibandingkan dengan negara Amerika Serikat. Pada beberapa waktu lalu warga negara Indonesia terindikasi terlibat dan bergabung dengan gerakan ISIS di Suriah dan akhirnya dipulangkan kembali ke Indonesia.

Sidney meminta agar pemerintah Indonesia membuka diri dengan melakukan pendekatan terhadap keluarga korban yang terindikasi bergabung dengan ISIS untuk membendung laju perkembangan ISIS di Indonesia. Selain itu Sidney juga meminta pemerintah Indonesia untuk mengawasi pengajian-pengajian yang acap kali menjadi media penyebaran ajaran radikal atau ISIS.   

Hadir dalam diskusi tersebut Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Tito Karnavian yang juga mantan Komandan Detasemen Khusus (Densus) 88 dan juga mantan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Papua, serta Muhammad Luthfi Ketua Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia.

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home