Loading...
EKONOMI
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 01:47 WIB | Sabtu, 07 Februari 2015

Sigit Priadi Pramudito Dilantik Sebagai Dirjen Pajak

Sigit Priadi Pramudito (kanan) diambil sumpah sebagai pejabat eselon I di Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/2). Sigit Priadi Pramudito menggantikan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang sebelumnya merangkap jabatan sebagai Plt Dirjen Pajak. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro melantik Sigit Priadi Pramudito, yang terpilih melalui proses seleksi terbuka untuk pertama kalinya di lingkungan Kementerian Keuangan, sebagai Direktur Jenderal Pajak.

"Target penerimaan pajak begitu tinggi, tapi kami mempunyai keyakinan dan harapan dibawah pimpinan Pak Sigit, dibantu jajaran eselon dan seluruh warga DJP, target seharusnya bisa tercapai," kata Bambang saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pejabat eselon di Jakarta, Jumat (6/2). 

Dalam pelantikan lima pejabat eselon I dan delapan pejabat eselon II Kementerian Keuangan ini ikut hadir jajaran pejabat eselon I Kementerian Keuangan, Ketua BPK Harry Azhar Azis, Ketua Komisi XI DPR Fadel Muhammad dan Deputi Gubernur BI Hendar. 

Bambang memberikan pesan khusus kepada Dirjen Pajak baru untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, mengurangi kebocoran dalam penerimaan pajak serta memerangi setiap praktek yang menghalangi DJP dalam memungut pajak dari Wajib Pajak tertentu.

"Di satu sisi, kita jadikan tekad upaya meningkatkan penerimaan pajak tidak mengganggu iklim usaha dan tidak mengganggu aktivitas bisnis di Indonesia. Masyarakat yang harus khawatir dengan upaya kita menggalakan penerimaan pajak adalah Wajib Pajak yang nakal dan tidak patuh, kalau Wajib Pajak yang sudah patuh dan tidak nakal tentunya kita perlakukan sebagai mestinya," tambahnya. 

Selain itu, Bambang mengharapkan Sigit bisa memberikan kepempimpinan yang baik dan mendukung kinerja para pegawai di lingkungan DJP, agar penerimaan negara dari sektor pajak yang selama ini sulit mencapai target, dapat lebih maksimal pencapaiannya. 

"Dari setiap individu DJP yang banyak, kita bisa berharap target bisa tercapai. Sistem IT, perbaikan remunerasi dan akses data bisa membantu, namun yang utama adalah determinasi dan militansi anak buah. Saya menganjurkan pak Sigit untuk mengayomi anak buah dengan memberikan motivasi setinggi-tingginya dan mengingatkan kalau tidak bekerja dengan semestinya," katanya. 

Sementara, Sigit Priadi Pramudito memastikan akan meneruskan berbagai langkah intensifikasi maupun ekstensifikasi yang selama ini sudah dilakukan Dirjen Pajak sebelumnya serta melakukan beberapa pendekatan baru untuk mendorong optimalisasi penerimaan pajak yang ditargetkan dalam RAPBN-P 2015 sebesar Rp 1.244,7 triliun.

Sigit Priadi Pramudito mengatakan target penerimaan pajak yang ditetapkan pemerintah dalam RAPBN-P 2015 sebesar Rp 1.244,7 triliun sudah realisitis dengan kondisi yang ada saat ini.

"Insya Allah, ya itu perhitungan kita (sudah realistis). Perhitungan kita teoritis, memang bisa kurang dan bisa lebih," katanya.

Sigit mengatakan akan melakukan berbagai upaya intensifikasi serta ekstensifikasi seperti yang sudah dilakukan hingga sekarang serta melakukan berbagai upaya baru agar target penerimaan tersebut dapat tercapai.

"Harus kita upayakan, tidak ada alasan untuk bermain-main. Untuk mengatasi itu, integritas pegawai kita utamakan karena itu bisa menghajar semua, termasuk mafia. Kita juga tidak akan membuat masyarakat protes," ujarnya.

Sebagai langkah pertama setelah menjabat sebagai Dirjen Pajak, Sigit mengatakan akan melakukan konsolidasi internal kepada seluruh jajaran eselon dan pegawai DJP agar langkah-langkah yang selama ini telah dijalankan dapat lebih optimal dan maksimal dalam menyumbang pendapatan negara.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan ikut melantik Suahasil Nazara sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Sumiyati sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Susiwijono sebagai Staf Ahli Bidang Organisasi Birokrasi dan Teknologi Informasi dan Astera Primanto Bhakti sebagai Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara. 

Selain itu, Menteri Keuangan ikut melantik pejabat eselon II yang antara lain berasal dari Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Kekayaan Negara, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Badan Kebijakan Fiskal serta Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. (Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home