Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 13:11 WIB | Jumat, 24 Juli 2015

Tentara Irak Dilatih AS Hadapi ISIS

Ilustrasi tentara Irak yang dilatih oleh koalisi AS. (Foto: AFP)

BAGHDAD, SATUHARAPAN.COM – Pasukan Irak dilatih oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat dan bergabung untuk pertama kalinya, kata juru bicara US pentagon pada hari Kamis (23/7) dan memerangi kelompok Negara Islam untuk merebut kembali Ramadi.

"Sebanyak 3.000 tentara Irak dilatih dan dipersenjatai oleh koalisi yang ikut ambil bagian dalam operasi yang sedang berlangsung untuk merebut kembali ibukota provinsi Anbar,” kata Kolonel Steven Warren.

"Ini adalah perkembangan yang sangat memuaskan," kata dia kepada wartawan di Baghdad saat kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter.

Sebanyak 9.000 pejuang tentara Irak yang telah dilatih oleh pasukan asing belum dikirim untuk berperang melawan kelompok Negara Islam.

Partisipasi mereka dalam operasi terhadap ISIS, yang mengontrol sebagian besar Anbar serta kota kedua Irak Mosul, merupakan tahap penting dalam strategi Amerika Serikat memerangi kelompok jihad.

Washington memiliki sekitar 3.500 tentara yang dikerahkan di Irak untuk memberikan nasihat dan melatih pasukan pemerintah dalam upaya mereka untuk merebut kembali tanah mereka yang hilang setahun yang lalu.

Strategi Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam menangani ISIS telah dikritik sebagai tindakan yang tidak efektif baik di dalam negeri dan di Irak.

ISIS dalam waktu dua tahun meningkat menjadi organisasi jihad yang paling kuat di dunia dan memiliki kelompok cabang yang mendatangkan malapetaka di beberapa negara di Timur Tengah dan sekitarnya. (yahoo.com/AFP)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home