Loading...
SAINS
Penulis: BPK PENABUR Jakarta 10:13 WIB | Rabu, 06 Maret 2024

Tiga Kiat Andalan SMAK 3 PENABUR Hadirkan Rumah Kedua yang Nyaman

Tiga Kiat Andalan SMAK 3 PENABUR Hadirkan Rumah Kedua yang Nyaman
Patricia Joanna, Maritza Athalia Darmawan, dan Alessandro Owen Sebastian, siswa kelas XI SMAK 3 PENABUR (Foto : BPKPJakarta)
Tiga Kiat Andalan SMAK 3 PENABUR Hadirkan Rumah Kedua yang Nyaman
Patricia Joanna, Maritza Athalia Darmawan, dan Alessandro Owen Sebastian, bersama Justini, Guru Ekonomi , SMAK 3 PENABUR (Foto : BPKPJakarta)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Hati menghangat disambut senyum mengembang ketika memasuki area SMAK 3 PENABUR yang berlokasi di Jalan Gunung Sahari No. 90A, Jakarta Pusat itu. Suasana kekeluargaan tergambar jelas dari keakraban para siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar. Canda tawa dan sorak semangat bergemuruh dari lapangan, menghadirkan rasa seakan pulang ke rumah.

Di perpustakaan, Patricia Joanna, Maritza Athalia Darmawan, dan Alessandro Owen Sebastian, sudah menanti. Tiga siswa kelas XI ini telah hampir 2 tahun bersekolah di SMAK 3 PENABUR. Meski datang dari beragam SMP, tidak membuat mereka merasa asing dan sendirian. Bagi mereka, sambutan hangat dari guru dan kakak kelas sejak hari pertama bersekolah telah mengusir kecemasan mereka.

“Tidak ada senioritas disini, kakak kelas menerima kami dengan sepenuh hati.”, kenang Patricia saat pertama kali  datang ke SMAK 3 PENABUR. Allessandro menambahkan bahwa sejak hari pertama sekolah ia merasa SMAK 3 PENABUR adalah rumah kedua yang nyaman baginya.

Dari perbincangan hangat ketiganya bersama Ibu Justini, Guru Ekonomi sekaligus juga alumni SMAK 3 PENABUR, ada beberapa kiat menarik yang bisa kita aplikasikan di lingkungan sekitar kita agar tercipta suasana hangat, tanpa perundungan (bully).

  1. Relasi yang baik dengan guru

Menurut Patricia dan kawan-kawan, tumbuhnya relasi yang baik dengan guru terbina sejak awal karena para guru terlebih dahulu menunjukkan sikap terbuka dan ramah kepada setiap siswa, dan sikap itu terus menerus dipupuk hingga menjadi sebuah budaya di SMAK 3 PENABUR.

  1. Relasi yang baik dengan teman, kakak dan adik kelas

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bisa menjadi gerbang pertama bagaimana membentuk suasana akrab dan kekeluargaan. Dengan konsep PLS yang fun, para siswa baru merasa nyaman, baik dengan teman maupun kakak kelas. Hal ini juga menjadi inspirasi saat mereka menjadi kakak kelas untuk bersikap humanis kepada adik kelasnya.

Selain itu, SMAK 3 PENABUR menggiatkan program Tutor Sebaya, ini adalah kegiatan belajar bersama dimana siswa yang lebih paham tentang materi sebuah pelajaran memberikan bimbingan belajar kepada siswa lain yang mengalami kesulitan.

  1. Relasi yang baik dengan  lingkungan

SMAK 3 PENABUR juga memiliki program kepedulian. Diantaranya Peduli Kesehatan yakni dengan memberikan pengobatan gratis kepada warga sekitar, serta Peduli Pendidikan dengan memberikan pelajaran tambahan untuk anak-anak yang tinggal di lingkungan sekitar termasuk juga tenaga keamanan dan kebersihan sekolah.

Ada pula sebuah kegiatan yang menjadi tradisi di SMAK 3, yakni Peduli Kasih. Kegiatan yang wajib bagi seluruh siswa ini dilaksanakan berkala setiap tahunnya. Setiap kelas, merancang dan melaksanakan kunjungan ke panti asuhan maupun panti werdha yang mereka sepakati bersama. Dari kepanitiaan, susunan acara, anggaran hingga bentuk donasi yang akan diberikan semuanya diatur oleh siswa.
Melalui kegiatan-kegiatan ini, siswa diasah empatinya akan kondisi lingkungan sekitar dan bagaimana mereka bisa memberikan solusi atas permasalahan yang ditemui.

Maritza mengajak untuk teman-teman yang menginginkan suasana sekolah yang nyaman, untuk bergabung dengan SMAK 3 PENABUR. “Kalau kalian merasa nyaman dengan diri sendiri, kalian akan bisa juga membuat orang lain dan lingkungan sekitar kalian menjadi nyaman” tuturnya menutup wawancara.

 

Editor : Eti Artayatini


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home