Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 07:00 WIB | Selasa, 19 Juli 2016

Tiongkok akan Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan

Seorang polisi (kanan) bereaksi saat aktivis yang berdemo memegang spanduk anti-Tiongkok di Hanoi pada 17 Juli 2016. Aktivis ditahan di ibu kota Vietnam pada 17 Juli saat mereka berkumpul untuk memprotes Tiongkok setelah menolak putusan internasional terbaru yang menolak klaim mereka atas sebagian besar Laut Tiongkok Selatan. (Foto: AFP)

BEIJING, SATUHARAPAN.COM - Beijing akan menutup akses ke sebagian wilayah Laut China Selatan untuk menggelar latihan militer setelah Mahkamah Arbitrase Internasional (PCA) menolak klaim negeri tirai bambu atas perairan tersebut, menurut keterangan sejumlah pejabat terkait, hari Senin (18/7).

Perairan di timur Pulau Hainan akan menjadi lokasi latihan militer mulai Selasa hingga Kamis, dan akses ke kawasan tersebut dilarang, menurut keterangan otoritas maritim Tiongkok.

Kawasan tersebut berlokasi dekat wilayah sengketa Kepulauan Paracel dan Kepulauan Spratly.

PCA di Den Haag pada pekan lalu memutuskan bahwa tidak ada landasan hukum atas klaim Beijing terhadap sebagian besar wilayah Laut China Selatan melalui perbatasan “sembilan garis imajiner (nine-dash line)” yang berasal dari peta era 1940-an dan membentang hingga mendekati wilayah pesisir negara-negara lain.

Filipina selaku penuntut di PCA menyambut baik keputusan tersebut sementara Tiongkok menolak dengan tegas dan menyebutnya sebagai “secarik kertas sampah”. (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home