Loading...
INDONESIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 11:28 WIB | Rabu, 29 Januari 2014

TNI Siap Jaga Keamanan Pemilu

Ilustrasi. (Foto: dari tni.mil.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya TNI Boy Syahril Qamar mengatakan, TNI siap mengatasi gangguan keamanan dalam pelaksanaan Pemilu 2014 nanti, termasuk pengamanan Pemilu di Papua yang seringkali terjadinya gangguan keamanan oleh kelompok sipil bersenjata.

"Apa pun situasinya dalam rangka menghadapi pesta demokrasi 2014 ini, TNI selalu siap dan siaga menghadapi berbagai macam gangguan keamanan yang terjadi," kata Kasum TNI menutup latihan Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) TNI dengan sandi "Waspada Nusa V" 2014 di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Rabu (29/1).

Menurut Kasum TNI, sudah menjadi bentuk kerja sama antara TNI dengan KPU Pusat untuk pengamanan dan pengawalan pendistribusian logistik Pemilu 2014, termasuk di daerah Papua yang tingkat kerawanannya tinggi.

Latihan digelar guna antisipasi dan merespon kemungkinan terjadinya kontijensi aksi teror yang mengancam kepentingan bangsa, utamanya menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang. 

Kasum menjelaskan, latihan Satgultor kali ini juga dilakukan dalam rangka pembinaan guna meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit. 

"Latihan diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas satuan Gultor TNI yang dihadapkan pada kecenderungan kondisi faktual perkembangan aksi dan modus operandi terorisme," ucap Kasum. 

Latsalgultor TNI dibagi menjadi dua tahap, yakni latihan posko yang digelar mulai tanggal 24-25 Januari 2014 di Batalyon Komando 461 Paskhas Jakarta. Sedangkan latihan lapangan dilaksanakan mulai tanggal 27-29 Januari di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma. 

Peserta latihan yang terlibat sebanyak 507 orang, terdiri atas 35 orang penyelenggara, 55 personil Sat-81 TNI AD, 37 personil Denjaka TNI AL, 38 personil Satbravo 90 TNI AU, lima personil Bais TNI dan 337 orang unsur pendukung.

Dengan dilaksanakannya Satgultor, diharapkan akan terwujud satu visi dan misi antara Sat-81, Denjaka san Satbravo 90 dalam satu ikatan tugas TNI. Seluruh prajurit harus satu persepsi dan menjadi kekuatan utuh dalam tampilan di mata masyarakat. 

Oleh sebab itu, ego sektoral yang dapat timbulkan kelemahan dan menjadi penghambat, harus ditanggalkan. (Ant)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home