Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 06:05 WIB | Rabu, 05 Oktober 2016

Turki Putus Siaran Langsung Saluran Pro-Kurdi

Polisi Turki menangkap seorang guru dalam demonstrasi untuk memprotes pemecatan para guru yang diduga terlibat dengan militan pada 24 September 2016 di Diyarbakir. Turki pada 8 September 2016 memberhentikan beberapa guru yang terlibat dalam aktivitas mendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dianggap sebagai teroris oleh Ankara dan sekutunya dari Barat. (Foto: AFP)

ISTANBUL, SATUHARAPAN.COM - Polisi Turki pada hari Selasa (4/10) merazia kantor pusat saluran televisi pro-Kurdi imc TV di Istanbul, memutuskan semua transmisinya saat mereka sedang siaran langsung.

Polisi menggerebek kantor pusat imc TV dan menghentikan siaran meskipun mendapat protes dari staf yang ada di studio, seperti ditunjukkan gambar-gambar dari siaran langsung mereka.

imc TV adalah salah satu dari sejumlah outlet yang diperintahkan untuk ditutup pekan lalu di bawah status darurat Turki, yang diberlakukan setelah kudeta gagal pada 15 Juli.

Sejak saat itu status darurat tersebut diperpanjang selama tiga bulan sampai 19 Oktober.

Perintah itu juga berlaku bagi 12 saluran televisi lainnya, yang terpaksa menghentikan siaran atas tuduhan memiliki hubungan dengan kelompok yang dianggap mengancam kepentingan keamanan nasional Turki dan mendukung teror.

Foto: hurriyetdailynews.com

Alih-alih dituduh mendukung kudeta pada 15 Juli, mereka dituduh menyiarkan “propaganda teror” untuk Partai Pekerja Kurdistan (Partiya Karkeren Kurdistan/PKK).

Aktivis beberapa kali memperingatkan bahwa status darurat tersebut bisa dimanfaatkan untuk pemberantasan di luar tersangka kudeta. (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home