Loading...
DUNIA
Penulis: Prasasta Widiadi 11:45 WIB | Selasa, 31 Mei 2016

Xi Jinping Ingin Filipina Eratkan Hubungan dengan RRT

Ilustrasi: Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Xi Jinping. (Foto: reuters.com).

BEIJING, SATUHARAPAN.COM – Republik Rakyat Tiongkok (RRT)  berharap semakin mempererat  hubungan diplomatik dengan Filipina.  

“Kami berharap adanya pengembangan kerja sama yang semakin banyak, dan hubungan bilateral yang stabil dan  hubungan Tiongkok-Filipina yang stabil dan kedua negara memiliki  kepentingan mendasar,” kata Xi dalam pernyataan resmi ucapan selamat kepada Presiden Filipina yang baru dilantik, Rodrigo Duterte hari Senin (30/5).

Xi menyatakan Filipina, sejak dahulu sebelum di bawah kepemimpinan Duterte, memiliki tanggung jawab  memperdalam kerja sama.  Tiongkok sejak lama  berbeda pendapat dengan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara termasuk  Filipina tentang  sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

Ketegangan antara Filipina dan Tiongkok meningkat, sehingga perwakilan kedua negara beberapa bulan lalu mengirim wakil ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, dalam berbagai perkara.

Pada Februari 2016, Filipina mengirim gugatan ke Mahkamah Internasional karena, menurut Filipina, Tiongkok membuat pulau artifisial dan mengklaim kedaulatan atas Kepulauan Spratly. Selain membuat pulau artifisial, Tiongkok juga dianggap membangun pangkalan militer.

Pada April 2016, Kementerian Luar Negeri AS memberi peringatan terhadap latihan militer Tiongkok yang dilakukan di dua pulau buatan di kawasan Kepulauan Spratly. Di sisi lain Tiongkok menganggap aksi AS sebagai tindakan provokatif.

Tiongkok menolak mengakui otoritas Mahkamah Internasional  di Den Haag, Belanda tersebut.

  (channelnewsasia.com/ smh.com.au/ theguardian.com).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home