Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Dewasasri M Wardani 16:48 WIB | Jumat, 29 November 2019

Acara Akhir Pekan 30 November – 1 Desember 2019

Festival Pesona Budaya Minangkabau. (Foto: kebudayaan.kemdikbud.go.id)

SATUHARAPAN.COM – Acara akhir pekan di penghujung bulan November 2019 ini, akan dimeriahkan oleh beberapa acara antara lain:  Pertunjukan vocal dan music, Pameran ikan hias Nusa Aquatic (Nusatic), Pet expo, Festival kuliner.

Selain itu kemeriahan yang berlangsung di beberapa daerah yaitu Pameran seni foto di Yogyakarta, Pameran kelompok mangurupa di Bali,  Batik Fashion Fair di Surabaya, Festival Pesona Budaya Minangkabau 2019, dan Festival Iraw Tengakayu 2019 di Kalimantan Utara.

Berikut acara pilihan Redaksi satuharapan.com, yang dapat menemani pencinta hiburan melewatkan akhir pekan bersama keluarga tercinta

Sabtu, 30 November

Galeri Indonesia Kaya, Pukul 15.00 WIB,  Pertunjukan Vokal 16 Tahun Ratu Cahaya oleh Astrid

Astrid, penyanyi asal Surabaya, Jawa Timur merantau ke Jakarta untuk mengejar mimpinya menjadi penyanyi wanita Indonesia yang mempunyai ciri khas, bermodalkan demo suara dan undangan dari label Sony Music pada tahun 2003 lalu.

16 Tahun Ratu Cahaya adalah, suatu pagelaran perayaan 16 tahun Astrid berkarya di industri musik Indonesia, mulai dari soundtrack film-film seperti Ratu Cahaya, Merpati Putih, hingga lagu-lagu hitsnya yang sampai sekarang masih populer di telinga penikmat musik Indonesia.

Astrid telah berkecimpung di dunia tarik suara sejak muda. Bermula sebagai vokalis band saat SMA, Astrid beranjak menjadi penyanyi solo yang telah banyak mengeluarkan lagu-lagu populer dan mengisi soundtrack film-film Indonesia. Tahun 2003 merupakan tahun penting bagi Astrid, dimana penyanyi ini dipercaya untuk mengisi soundtrack film Tusuk Jelangkung dengan lagu Ratu Cahaya, kemudian berlanjut untuk mengisi lagu di beberapa film lainnya, seperti Vina Bilang Cinta, Badai Pasti Berlalu dan Mirror.

Astrid banyak berkolaborasi dengan musisi-musisi dalam ataupun luar negeri, diantaranya Yovie Widianto, Andi /rif, band Saint Loco dan penyanyi Korea Tim Hwang. Astrid juga telah menelurkan banyak hits seperti Jadikan Aku yang Kedua, Tentang Rasa, Mendua, Terpukau dan banyak lagi.

Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Pameran Ikan Hias Nusa Aquatic (Nusatic) Indonesia

Acara berlangsung pada Jumat (29/11) – Minggu (1/12)

Pameran Ikan Hias terbesar di Indonesia bertema Nusa Aquatic (Nusatic) 2019 siap digelar. Pameran yang juga menampilkan segala perlengkapan mengenai Ikan Hias ini dilangsungkan di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang.

Acara-acara tersebut meliputi, 6th ACI CUP 2019, Lou Han Final League 2019, 11th Discuss Contest, Aquascape Nusatic 2019, 16th All Indonesian KOI Show, All Indonesia Gold Fish Competition, 4th Indonesia Kill Fish Association Convention, The Ultimate International Betta Show, The 4th Indonesia International Guppy Show, 1st Manvish Exhibition until finally competing for the President’s Cup of the Republic of Indonesia. Dalam acara ini juga akan ada seminar dan transfer pengetahuan, tentang cara memelihara ikan hias dengan baik, dan bagaimana mencetak varietas baru, dan di Nusatic ini adalah arena untuk mengumpulkan ikan yang memiliki kualitas terbaik.

Info dan Kontak: Facebook: Nusatic, Instagram: @nusatic2019, Website: nusatic.id

Ground Floor, Kuningan City Jakarta, Exotique Pet Expo 4 Kuningan City Jakarta

Acara berlangsung pada Jumat (29/11) – Minggu (1/12)

Untuk semua pecinta hewan peliharaan eksotis, saksikan hewan peliharaan dari berbagai penjual dan komunitas, seperti: Iguana, Ular,Turtles & Tortoises, Sugar Glider, Laba-laba / Tarantula, Burung, Kepiting Tanah Hermit (Kelomang), Tokek, Kadal, Kalajengking, Hamster, Udang Hias, Arthropoda, Serangga, Dan masih banyak lagi!

Acara acara: Kontes Invasi Iguana oleh KPI, Kontes Reptil oleh JRI, Talk Show Pendidikan Tarantula oleh Jakarta Ei8ht Legged, Turtle Race (Tortoise & Turtle), Talk Show Ahli Sugar Glider oleh Majo, Talk Show Pendidikan Reptil oleh Forum ReptilX, Talk Show Pendidikan Iguana oleh KIMI, Talk Show Komunitas, Lelang Mamalia & Reptil, Turtle Playground, Iguana Playground, Pet Interaktif & Photobooth, Stan Komunitas, Kuis & Game, Dan masih banyak lainnya

Peserta: Jakarta Ei8ht Legged (Community), PKBRJ (Reptile Community), KPI (Komunitas Pecinta Iguana) Jakarta, JRI (Jakarta Reptil Independen), KIMI (Komunitas Iguana Morph Indonesia), ReptilX Forum, Toko Reptil,Savera, Bexotic Reptile, Exotic Insect Shop, World Of Reptile, Sawer Breeder, 8xoticpet, Monster Company, PT. SSA, Reptil Rumahan, Umang Kelomang, Juragan Tarantula, Cafe Sugar Glider, 7Reptil, MOB Reptiles, Dchin Reptil, Super Shrimp, Indonesian Arthropoda, Aoterra Exotic, Distrik 33 (Majo) Sugar Glider, Exotique Pet Crew Selling booth, Viral Toys (Mammals Toys)

Info dan kontak: Telp 1: 087769992736 (Budhi), Telp 2: 081288250800 (Decky), Telp 3: 081318988869 (Rio)

Graha Niaga Bintaro Tangerang, Festival Kuliner Indomaret 2019

Acara berlangsung pada Sabtu (30/1) – Minggu (1/12)

Ada 20 macam kuliner lezat di #FestivalKulinerIndomaret di Graha Niaga Bintaro Tangerang.

Tiket presale bisa dibeli di toko Indomaret seharga Rp5.000 dengan i.saku. S&K berlaku.

Info dan kontak: Facebook: Indomaret, Instagram: @indomaret

Area Parkir Lotte Grosir, Bogor, Festival Pasta Bisa Bogor 2019

Acara berlangsung pada Sabtu (30/11) – Minggu (1/12)

20 Menu Spaghetti & Pasta Kreasi Chef Brian Wicaksono @chefbrianwicaksono

Di Festival Pasta Bisa Bogor, kalian juga bisa mendaftarkan diri kalian untuk ikut masak pasta bareng dan bisa langsung bawa pulang pasta hasil kreasimu sendiri.  

Kamu hanya cukup membeli kupon (dalam bentuk struk) di Kasir Indomaret. 1 kupon menu untuk 1 porsi harga nya hanya Rp. 10.000. Mau lebih murah ? Yuk beli yg lg presale cuma Rp 5.000 di kasir seluruh Indomaret di Bogor dan sekitarnya. ⁣

Lomba Mewarnai Festival Pasta Bisa Bogor 2019

 Info dan kontak: Instagram: @festivalpastabisa, Website: pastabisa.com

Bentara Budaya Yogyakarta, Pukul  9.00 – 21.00, Pameran Seni Foto, Dragonfly : Pengetahuan dan Citra karya Wahyu (IDS) Sigit

Acara berlangsung pada Minggu (1/12) – Jumat (8/12) 

Indonesia merupakan negara hayati terbesar, kedua setelah Brazil dan memiliki kekayaan jenis capung mencapai 15 persen  dari 5680 jenis capung di dunia. Keberagaman capung didorong oleh kondisi geografis dan iklim tropis Indonesia sehingga capung memungkinkan untuk hidup di kedua musim yang ada, kemarau dan penghujan. Sejarah panjang biogeografi juga menjadi faktor pembeda kekayaan jenis capung Indonesia dengan wilayah oriental dan Australia. Keanekaragaman hayati capung yang sudah ada sejak 300 juta tahun yang lalu, nyatanya tetap masih bertahan hingga sekarang.

Stefanus Wahyu Sigit Rahadi merespons, keberadaan serta keanekaragaman capung ke dalam sepilihan karya-karya fotografinya. Ia menyusuri berbagai wilayah demi mengabadikan capung, mulai dari tepian sawah hingga kawasan-kawasan hutan. Pria kelahiran Temanggung, 3 Agustus 1969 ini dulunya alumnus fakultas sastra Universitas Sanata Dharma, sempat bekerja guru sosiologi di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St Albertus Malang, Jawa Timur sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan focus ‘berburu’ capung. Pada 15 September 2010, ia mendirikan Indonesia Dragonfly Society (IDS), sebuah komunitas pecinta capung Indonesia.

Dalam pameran ini, kita akan menyaksikan foto-foto terpilih karya Wahyu Sigit termasuk kreasi instalasi capung. Seluruhnya dihadirkan untuk memberikan pengetahuan serta membangkitkan kesadaran publik atas betapa kayanya spesies capung di Indonesia.

Keberadaan capung memberikan jasa lingkungan yang sangat penting bagi ekosistem,  khususnya bagi ekosistem pertanian karena kemampuannya menjaga kestabilan ekosistem pertanian.  Keberadaan capung dalam sebuah ekosistem, secara umum menunjukkan bahwa ekosistem tersebut masih sehat. Kebutuhan capung akan air dan kemampuan terbang untuk mencari makan, merupakan indikasi bahwa kualitas air dan daratan dalam sebuah kawasan masih terjaga dengan baik.

Bentara Budaya Bali,  Pukul 10.00 – 18.00 WITA, Pameran Kelompok Mangurupa Beludru Project: Sustainability Spirit of Art in Bali

Acara berlangsung pada Sabtu (30/11) – Senin (11/12)

Pameran seni rupa kali ini menampilkan karya-karya terpilih dari Kelompok Mangurupa, Badung. Merujuk tajuk “Beludru Project: Sustainability Spirit of Art in Bali“, eksibisi kali ini mencoba mengeksplorasi Beludru sebagai medium utama penciptaan. Daerah Badung sendiri dikenal menjadi titik tolak sejarah kesenian yang menggunakan kain beludru sebagai medium, dengan salah satu tokoh pelopornya yakni adalah Ida Bagus Gede (79).

Beludru dan Bali cukup menarik jika ditelisik lebih dalam. Kain beludru boleh dikata selalu hadir di setiap upacara di Bali, serta merupakan salah satu medium tradisi semisal untuk ukiran, aksesoris penari dan pendeta, menyimbolkan pula kemewahan dan ketenangan. Berangkat dari upaya eksplorasi medium beludru ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam medan seni rupa kontemporer Bali, serta menjadi salah satu strategi gerakan seni kedaerahan yang mampu memberikan penawaran untuk menggerakkan kesadaran masyarakat akan seni rupa Bali saat ini.

Adapun serangkaian pameran akan diselenggarakan pula Artist Talk dan Workshop merangkai ragam bentuk melalui media beludru.

Grand City Surabaya, Batik Fashion Fair

Acara berlangsung pada Rabu (27/11) – Minggu (1/12)

Batik Fashion Fair 2019 kembali digelar, pameran yang menampilkan keindahan hasil karya produk fashion berupa batik, tenun, sulaman, bordir, aneka produk kerajinan aksesoris, dan lain-lain.

Pameran ini mempersembahkan keunikan dan keaneka ragaman batik, sebagai wastra dengan pesona yang tidak pernah padam di dalam meningkatkan kekuatan identitas warisan budaya nusantara, sekaligus pengembangan produk kriya indonesia.

Produk yang Dipamerkan: Batik, Bordir, Tenun, Sulam, Songket, Busana Daerah, Fashion, Mode & Trend 2020, Aksesoris, Perhiasan, Produk Kulit, Tas, Sepatu, Perawatan Kesehatan, Produk Kecantikan & Kulit, Pasar 17 Agustus Pamekasan, Demo Membatik, Demo Keramik, Aneka Acara Batik Fashion, Talkshow bertema “Batik” & “Sustainable Fashion” oleh Universitas Ciputra Surabaya, Talkshow Desain bersama IFC (Indonesian Fashion Chamber) & Gratis Konsultasi Desain, Aneka Workshop &Talkshow. 

Info dan kontak: Twitter: @batikbordir, Instagram: @batikfairsby, Website: batikfashionfair.com

Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Institut Teknologi Bandung, Bandung ICONIC 2019

Acara berlangsung pada Sabtu (30/11) – (1/12)

Halo inovator muda! Yuk datang dan berkumpul dalam acara Bandung Innovation Contest and Coaching Clinic (Bandung ICONIC) di Sabuga Expo Hall Bandung.

Acara ini mengangkat tema “Disruptive Transformation”, yang berarti pemerintah ingin melibatkan talenta lokal dalam mentransformasi permasalahan perkotaan menjadi gagasan di tengah situasi global yang terdisrupsi oleh fenomena ‘post-truth’.

Rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan pada Innovation Contest and Coaching Clinic 2019 (ICONIC 2019) sebagai berikut: Pameran Produk Teknologi, Animasi, dan IT dengan peserta yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, dunia bisnis, komunitas dan Pemerintah Kota Bandung. Menampilkan produk teknologi dari Start Up Unicorn di Indonesia, studio animasi yang berada di lingkungan Kota Bandung, juga Produk Inovatif yang dimiliki oleh masyarakat Kota Bandung:

Creators Day yaitu sebuah kegiatan talkshow dengan tema “Bisnis Digital, Berdaya dengan Konten Video Kreatif”,   Innovation Day yaitu,  sebuah kegiatan talkshow dengan tema “Bersahabat dengan masa depan lewat inovasi”,  Showcase teknologi inovasi yang diisi oleh produk aplikasi digital, animasi, musik, penemuan nasional serta pencapaian pemerintah dalam pemutakhiran E-Government untuk menarik masyarakat dan memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas kepada masyarakat tentang inovasi di level nasional, Area coaching clinic, workshop dan konsultasi merupakan area yang dikhususkan bagi para pelaku yang ingin berkonsultasi terkait pengembangan produk UKM/IKM. Simulasi pembuatan produk perwakilan 16 sub-sektor ekonomi kreatif seperti Desain Interior, Desain Produk, Fotografi, Kriya, dan Seni Rupa; Simulasi proses manual brewing produk kopi & sertifikasi barista oleh Bappelitbang, Bazaar Produk Kuliner Kota Bandung dengan peserta lebih dari 100 pelaku UMKM di Bidang Makanan dan Minuman,  Kompetisi Booth Pameran termenarik. 

Untuk mendapatkan tiket pengunjung klik : bit.ly/DAFTARBDGICONIC

Info dan kontak: Whatsapp: 082320000249 (Pratama), Email: litbang.bdg@gmail.com

SD Mutiara Bunda. Jl Arcamanik Endah No.3 Bandung, Pukul 8.00 –Selesai, Science Fun Park Bandung

Sains merupakan bagian dari kehidupan manusia sehari-hari. Kemajuan Sains salah satu cerminan kemajuan peradaban suatu bangsa dan negara. Dunia pendidikan menjadi salah satu tulang punggung perkembangan sains.

Melalui kerja sama dengan pihak-pihak terkait, SD Mutiara Bunda mengundang masyarakat umum khususnya anak-anak usia dini untuk merasakan pengalaman berbagai macam eksperimen yang dikemas secara atraktif sesuai dengan perkembangan usia mereka.

“Science Fun Park”, memfasilitasi pertunjukkan karya Sains dan terbuka untuk umum. Konsep acaranya dikemas secara menyenangkan, menjadi wisata edukasi bagi anak dan keluarga.

Info dan kontak: 0812 2366 4410 (WhatsApp)

Minggu, 1 Desember

Galeri Indonesia Kaya, Pukul 15.00 WIB, Pertunjukan Musik Teman Berteduh Intimate Show oleh Payung Teduh

Payung Teduh dimulai dari dua pendirinya yang sama-sama bermusik saat masa kuliah. Mereka sering bermusik di kantin universitas dan juga sebagai pengiring Teater Pagupon dari Universitas Indonesia.

Pada bulan Desember 2010, Payung Teduh melakukan rekaman pertamanya, dan mulai mendapati popularitas sebagai musisi Indonesia. Band ini telah menelurkan lima album dan sempat bermain musik tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, seperti Jepang, Singapura dan Malaysia.

Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Festival Pesona Budaya Minangkabau 2019

Acara berlangsung pada Senin (4/12) – Kamis (7/12)  

Sebanyak 14 even akan digelar untuk memeriahkan Festival Pesona Budaya Minangkabau 2019 di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat yang dimulai pada 4 hingga 7 Desember 2019. Kabid Pariwisata Tanah Datar, Efrison di Batusangkar.

Kegiatan itu akan dipusatkan di Istano Basa Pagaruyuang dan beberapa tempat lainnya, akan menyesuaikan dengan kegiatan berkaitan atraksi seni dan budaya tersebut. Ia mengatakan 14 even tersebut merupakan spesifik atau cirinya budaya di Tanah Datar, juga bisa diikuti kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat

Di antaranya festival kopi, pacu jawi, dialog wisata budaya tentang pengembangan dan pelestarian wisata daerah. Tanah Datar tourist award seperti, lomba penulisan berita pariwisata terbanyak, lomba pelaku atau penggiat pariwisata terbaik.

Selain itu juga ada pawai budaya, arakan jamba yang juga pemecahan rekor MURI pada acara ini sebelumnya, Pagaruyung expo, dan pagelaran seni budaya lainnya. Pada 2017 rekor MURI yang dipecahkan adalah arakan jamba terbanyak dan terpanjang, dan pada 2018 rekor yang dipecahkan adalah minuman kawa daun terbanyak dengan menggunakan tempurung kelapa. Tahun 2019 rencananya pemecahan rekor MURI pemain talempong genggam terbanyak dengan melibatkan anak SMA.

Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara Festival Iraw Tengakayu 2019

Acara berlangsung pada Minggu (1/12) – Selasa (31/12)

Kota Tarakan adalah kota yang berada di Provinsi Kalimantan Utara.Tarakan sendiri memiliki arti dalam bahasa tidung yang tak lain adalah suku asli dari Tarakan, yaitu “Tarak” yang artinya bertemu dan “Ngakan” yang artinya makan. Di Kota Tarakan, Kalimantan Utara ada budaya sebagai daya tarik wisatawan juga di kota tersebut, yang bernama Pesta Rakyat Iraw Tengkayu, merupakan upacara tradisional yang diadakan oleh masyarakat suku Tidung di Tarakan, Kalimantan Utara. Festival ini berupa upacara ritual menghanyutkan sesaji ke laut, festival ini biasanya dilaksanakan setiap 2 tahun sekali, dan bertepatan dengan hari jadi Kota Tarakan. Acara ini tentu akan menjadi acara yang sangat dinanti dan istimewa karena tidak setiap tahun digelar.

Iraw Tengkayu merupakan, upacara turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat suku Tidung, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Iraw Tengkayu itu sendiri mempunyai dua arti kata diambil dari Bahasa Tidung. Iraw yang berarti perayaan atau pesta, sedangkan Tengkayu adalah pulau kecil yang dikelilingi oleh laut, yang dimaksud pulau kecil disini adalah Pulau Tarakan.

Inti dari Festival ini ialah, ritual adat Parade Padaw Tuju Dulung yaitu perahu hias yang diarak keliling kota. Pada bagian bawah perahu dipasang beberapa bilah bambu yang digunakan oleh para pemuda untuk mengangkut Padaw Tuju Dulung.

Selain upacara ritual Padaw Tuju Dulung juga di meriahkan berbagai perlombaan, seperti: Tarakan expo yang akan diperkenalkan seluruh budaya yang ada di kota Tarakan (Borneo). Beraneka ragam kreatifitas dan produk-produk yang mencerminkan kota Tarakan di pamerkan di Tarakan expo ini, parade musik akan diisi oleh grup-grup band asal bumi paguntaka dan luar tarakan untuk memperlihatkan kualitas mereka dalam bermusik. Parade tari yang diramaikan oleh penari-penari lokal (Kota Tarakan) dan luar Kota Tarakan. Lomba Sumpit. Sumpit adalah senjata khas Suku Dayak yang juga salah satu suku asli Kota Tarakan, untuk melestarikan sumpit maka diadakan lomba sumpit. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Tarakan akan tetapi berasal dari luar Kota Tarakan.  Perahu atau Kapal hias, festival makanan laut, Lari Maraton 10 km, dan masih banyak lagi.

 

Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home