Loading...
RELIGI
Penulis: Ignatius Dwiana 06:29 WIB | Selasa, 16 Juli 2013

Doa dan Solidaritas Umat Katolik Inggris dan Wales bagi Suriah

(Foto Catholic News)

INGGRIS, SATUHARAPAN.COM - Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan awal pekan ini, semua pemimpin Gereja Inggris dan Wales meminta umat Katolik untuk berdoa bagi solusi damai atas konflik Suriah. Juga menawarkan segala dukungan praktis sehingga dapat membantu melalui lembaga-lembaga yang beroperasi di wilayah itu. Demikian dilansir dari situs Radio Vaticana.

Uskup Agung Vincent Nichols, Kepala konferensi uskup Inggris dan Wales, meminta solidaritas dengan rakyat Suriah menyusul rapat pleno mereka musim gugur lalu yang kemudian meminta umat Katolik untuk membuat tanggal 4 Desember pada perayaan hari Santo Yohanes dari Damaskus sebagai satu hari doa untuk semua mereka yang menderita kekerasan dan ketidakadilan di wilayah itu.

Konflik di Suriah telah meningkat dengan jumlah korban tewas saat ini mencapai 100 ribu orang. Harry Hagopian, penasihat uskup di Inggris dan Wales untuk masalah Timur Tengah mengatakan, "Krisis telah sangat memburuk selama enam bulan terakhir dan saat ini kita berada pada tahap kritis. Semua melebihi dari apa yang terjadi di Mesir selama dua minggu terakhir. Jumlah kematian lebih dari 100 ribu, ada empat juta orang lebih tanpa tempat tinggal di Suriah, dan lebih dari satu setengah juta menjadi pengungsi di negara tetangga, sebagian besar sedang ditanggung Libanon dan Yordania."

"Ada kegagalan total secara politik dalam mengatasi krisis. Sayangnya, sekarang orang-orang awam Suriah, laki-laki, perempuan, dan anak-anak, harus menanggung beban kegagalan proses politik baik di PBB, di masyarakat Eropa atau Timur Tengah, wilayah Afrika Utara," Kata Harry Hagopian.

"Kita kebal terhadap dimensi manusia dan apa yang uskup coba lakukan dalam meminta doa untuk melandasi dimensi konflik manusia dan mengingatkan orang-orang bahwa ini bukan sesuatu yang terjadi di planet lain, tetapi itu terjadi dekat dengan manusia, beberapa membagikan iman kita sendiri, melalui keadaan yang sangat sulit. Kita harus menjaga mereka dalam hati kita dan juga mencoba untuk membantu, baik melalui sumbangan, melalui berbicara atau hanya dengan menjadi pembela-pembela dan duta-duta perdamaian seperti yang Alkitab ajarkan kepada kita."

Sebelumnya, pada hari Jumat (12/7) , Uskup Agung, Vincent Nichols, memimpin misa di Katedral Westminster di London untuk mendoakan semua orang yang menderita karena dampak perang saudara di Suriah.

 

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home