Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 15:38 WIB | Selasa, 24 November 2015

Infrastruktur SPBG Dinilai Belum Memadai

Infrastruktur SPBG Dinilai Belum Memadai
Seorang petugas saat melakukan pengisian bahan bakar gas dikendaraan roda tiga bajaj di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/11). Kementerian Perindustrian meminta kepada Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membangun infrastruktur lebih memadai untuk mendukung program pemerintah dalam menkoversi bahan bakar minyak (BBM) ke BBG. (Foto-foto: Dedy Istanto).
Infrastruktur SPBG Dinilai Belum Memadai
Seorang pengemudi kendaraan roda tiga bajaj saat mengantre di SPBG di Jalan Medan Merdeka Selatan untuk mengisi bahan bakar.
Infrastruktur SPBG Dinilai Belum Memadai
SPBG di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat dipadati kendaran roda tiga bajaj yang menggunakan BBG antre untuk mengisi bahan bakar.
Infrastruktur SPBG Dinilai Belum Memadai
Seorang pengemudi bajaj berbahan bakar gas saat melihat proses pengisian bahan bakar di SPBG yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Infrastruktur SPBG Dinilai Belum Memadai
Seorang petugas saat mengisi bahan bakar gas pada kendaraan roda tiga bajaj berbahan bakar gas di SPBG di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Infrastruktur stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) belum memadai dalam mendukung program konversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke BBG. Ketersediaan tempat pengisian BBG menjadi salah satu yang paling utama karena industri produksi mobil BBG akan banyak permintaan.

Menteri Perindustrian Saleh Husein mengatakan program konversi BBM ke BBG tidak akan terwujud tanpa adanya infrastruktur. Untuk itu pihaknya meminta kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggenjot pembangunan infrastruktur BBG.

Menurutnya harus memperbanyak infrastruktur BBG di berbagai daerah, sehingga program konversi bakal terlaksana dan tidak hanya di kota-kota besar. Saleh menambahkan Kementerian Perindustrian rencana akan meminta kepada produsen mobil BBG dalam rangka mendukung program konversi. “Tidak mungkin bila sudah ada mobil BBG, namun bila mau isi ke pom pengisian belum tersedia infrastrukturnya.

Kota Jakarta baru terdapat sekitar empat lokasi yang berada di kawasan Jakarta Pusat da Jakarta Barat. Seperti yang terlihat SPBG di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, yang siang ini dipadati kendaraan roda tiga bajaj BBG, hari Selasa, (24/11).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home