Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 14:19 WIB | Kamis, 29 Oktober 2015

Mengintip Kompleks Perkampungan Budaya Betawi

Mengintip Kompleks Perkampungan Budaya Betawi
Kompleks Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan di Jalan M Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menjadi wadah pusat kebudayaan etnis Betawi, seperti dapat dilihat pada Kamis (29/10), sebagian sudah dapat dinikmati masyarakat. PBB yang ditargetkan rampung pada tahun ini, namun beberapa bangunan lain masih terlihat belum rampung dikerjakan. (Foto-foto: Dedy Istanto)
Mengintip Kompleks Perkampungan Budaya Betawi
Bangunan rumah adat Betawi dengan latar depan panggung utama untuk seni pertunjukan, bisa dinikmati pengunjung.
Mengintip Kompleks Perkampungan Budaya Betawi
Bangunan gedung yang menyerupai nasi tumpeng (kiri) tampak belum rampung diselesaikan terlihat di antara kompleks Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang menjadi situs pusat kebudayaan Betawi di Jakarta.
Mengintip Kompleks Perkampungan Budaya Betawi
Salah satu sudut gedung pusat yang berdiri di sekitar kompleks Perkampungan Budaya Betawi yang masih terus dirampungkan pembangunannya.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pembangunan kompleks Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan zona A masih belum rampung. Beberapa bangunan seperti gedung pusat kesenian dan pertemuan, rumah tradisi adat Betawi, dan juga saung, seperti terlihat pada hari Kamis (29/10), sudah terlihat berdiri, tinggal proses tahap penyelesaian akhir.

Kompleks yang berada di atas tanah seluas 3,2 hektare ditargetkan selesai pada tahun ini, meski ada gedung, yang bentuknya menyerupai nasi tumpeng, sampai hari ini belum juga diselesaikan.

Perkampungan Budaya Betawi di yang terletak di Jalan M Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu, merupakan salah satu kompleks kebudayaan yang menceritakan tentang etnis masyarakat asli kota Jakarta, yaitu Betawi. Di dalam kompleks terdapat panggung utama, yang bisa digunakan untuk pertunjukan, baik tarian maupun pentas musik. Selain itu ada sekitar empat bangunan rumah adat Betawi yang sudah berdiri dan sudah bisa digunakan masyarakat yang berkunjung ke lokasi tersebut.

Rencananya, kompleks Perkampungan Budaya Betawi ini menjadi pusat kebudayaan etnis Betawi, yang di dalamnya terdapat berbagai informasi, baik sejarah, pernak-pernik, kesenian, serta benda khas Betawi. 

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home