Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Melki Pangaribuan 16:11 WIB | Minggu, 06 Oktober 2019

Paus Fransiskus Kukuhkan Kardinal Indonesia Ignatius Suharyo

Paus Fransiskus Kukuhkan Kardinal Indonesia Ignatius Suharyo
Paus Fransiskus mengukuhkan Uskup Ignatius Suharyo, Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta sebagai Kardinal, hari Sabtu (5/10) di Vatikan. (Foto-foto: Vatikan Media)
Paus Fransiskus Kukuhkan Kardinal Indonesia Ignatius Suharyo
Kardinal Ignatius Suharyo (merah) berfoto bersama rohaniwan Indonesia di Vatikan, hari Sabtu (5/10).
Paus Fransiskus Kukuhkan Kardinal Indonesia Ignatius Suharyo
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri pelantikan Monsiyur (Mgr) Ignatius Suharyo menjadi Kardinal, di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (5/10).

VATIKAN, SATUHARAPAN.COM – Paus Fransiskus, hari Sabtu (5/10), mengukuhkan 13 kardinal baru dari berbagai Negara, salah satunya dari Indonesia, yaitu Uskup Ignatius Suharyo, Ketua KWI sekaligus Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri pelantikan Monsiyur (Mgr) Ignatius Suharyo menjadi Kardinal, di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (5/10).

"Tentu kita semua bersyukur, bersukacita, bersenang hati bahwa sore ini Monsinyur Ignatius Suharyo dinobatkan menjadi Kardinal," ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di Vatikan, Sabtu (5/10) seperti dilansir dari kemenag.go.id.

Menag menyampaikan bahwa penobatan ini menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi bangsa Indonesia. "Bapak Paus telah memberikan kepercayaan sekaligus kehormatan bagi salah satu putra terbaik Indonesia sebagai kardinal," katanya.

Ia berharap, dilantiknya Ignatius Kardinal Suharyo akan berdampak positif bagi kehidupan beragama di Indonesia. "Kita mengenal Bapak Kardinal Suharyo sebagai tokoh yang senantiasa memperjuangkan terwujudnya perdamaian dan terbangunnya kerukunan umat beragama," ujar Menag.

"Sehingga bagi kami di Kementerian Agama dan bagi kita semua, ini tentu sesuatu yang patut kita syukuri. Dengan penobatan ini tentu kiprah Kardinal yang baru akan lebih memberi penguatan bagi upaya kita bersama menciptakan perdamaian," harap Menag.

Uskup Ignatius Kardinal Suharyo sebelumnya mengatakan pemberian gelar kehormatan kardinal adalah tanda penghargaan bagi Gereja Katolik Indonesia yang selalu melibatkan diri dalam kehidupan bangsa dan terus berusaha untuk mencapai kehidupan harmonis di tengah keberagaman ini dengan segala tantangannya. Sekaligus ini merupakan penghargaan terhadap realitas kehidupan di Indonesia sebagai tempat harmonis untuk belajar bagi negara-negara lain.

“Maka, supaya perhatian (publik) tidak tertuju kepada saya pribadi, tetapi pada Gereja Katolik dan bangsa Indonesia. Inilah makna simbolik yang ditunjukkan Paus dengan mengangkat saya sebagai Kardinal," kata Kardinal ke-3 Indonesia, Suharyo seperti dilansir dari dokpenkwi.org.

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home