Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 15:39 WIB | Sabtu, 11 Maret 2017

Perundingan ASEAN-EU Dorong Pemberdayaan UKM

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita (ketiga dari kiri) didampingi Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional, Iman Pambagyo dan Direktur Perundingan ASEAN, Donna Gultom melakukan pertemuan bilateral dengan European Comissioner for Trade, European Union usai menghadiri Konsultasi ke-15 AE-EU Trade Comissioner hari ini, di Manila, Filipina, hari Jumat (10/3). European Comissioner for Trade, European Union dipimpin oleh Cecilia Malmstrom. (Foto: kemendag.go.id)

METRO MANILA, SATUHARAPAN.COM - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) kembali menjadi salah satu isu utama yang dibahas dan disepakati pada konsultasi ke-15 antara para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dan European Union (EU) Trade Commissioner, hari Jumat (10/3).

Sebelumnya, UKM juga menjadi salah satu isu utama yang dibahas pada pertemuan ke-23 AEM Retreat and Related Meetings.

“Dalam konsultasi tersebut, AEM-EU Trade Commissioner menekankan pentingnya e-commerce untuk memperluas akses bagi UKM untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam kancah perdagangan global,” kata Enggartiasto Lukita usai menghadiri konsultasi ke-15 AEM-EU Trade Commissioner yang berlangsung di Manila, Filipina, hari Jumat (10/3).

Kesepakatan lain yang berhasil dicapai, lanjut Mendag, yaitu pembahasan langkah-langkah strategis menuju dimulainya kembali negosiasi ASEAN-EU Free Trade Agreement (FTA) yang sempat terhenti.

Menurut Enggar, AEM-EU Trade Commissioner juga telah menugaskan Pejabat Ekonomi Senior (SEOM) untuk mengembangkan kerangka kerja untuk dilaporkan pada sesi konsultasi berikutnya.

“Kerangka kerja yang dikembangkan meliputi parameter masa depan ASEAN-EU FTA,” jelasnya.

Dalam konsultasi ini AEM-EU Trade Commissioner juga memperkenalkan sistem penanganan sengketa perdagangan secara multilateral karena dinilai lebih dapat mengakomodasi kepentingan pemerintah dan investor asing secara berkeadilan.

Selain itu, AEM-EU Trade Comissioner juga menegaskan komitmennya untuk mencapai kesuksesan pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-11 di Buenos Aires, Argentina pada bulan Desember 2017 mendatang.

Konsultasi ke-15 diketuai Sekretaris Perdagangan dan Industri Republik Filipina Ramon Lopez dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom. Uni Eropa merupakan mitra dagang terbesar kedua ASEAN.

Berdasarkan data EU statistics Uni Eropa juga merupakan sumber terbesar investasi asing langsung (FDI) yang mencapai EUR 23,3 miliar. Dari sumber yang sama, perdagangan ASEAN-Uni Eropa di tahun 2016 tercatat sebesar EUR 208 miliar. (PR)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home