Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 02:03 WIB | Minggu, 01 Desember 2019

Potongan Kayu Palungan Yesus Dikembalikan ke Betlehem

Potongan Kayu Palungan Yesus Dikembalikan ke Betlehem
Wali Tanah Suci, Pastor Francesco Patton memegang relik kayu potongan dari palungan Yesus, setibanya di Church of the Nativity di Betlehem di Tepi Barat yang diduduki Israel, 30 November 2019. (Foto-foto: Reuters/Mussa Qawasma)
Potongan Kayu Palungan Yesus Dikembalikan ke Betlehem

BETLEHEM, SATUHARAPAN.COM - Sepotong kayu kecil yang diyakini berasal dari palungan Yesus tiba kembali di tempat asalnya Betlehem pada hari Sabtu (30/11), dalam sebuah upacara besar setelah lebih dari 1.300 tahun berada di Eropa.

Marching band anak-anak pramuka Palestina memainkan bagpipe, drum dan saksofon mengiringi relik tersebut ketika tiba di Manger Square, kata seorang wartawan AFP.

Disimpan di Roma sejak abad ketujuh, peninggalan itu diserahkan kembali kepada Fransiskan wali Tanah Suci sebagai hadiah dari Vatikan.

Jemaat dan pesiarah memadati Manger Square saat ketua wali untuk Tanah Suci, Francesco Patton membawa relik itu ke dalam Gereja Saint Catherine lalu menuju Gereja Kelahiran Yesus (Church of the Nativity), di mana ia memimpin misa.

Pada hari Jumat (29/11) Patton mengatakan kepada AFP bahwa Ulama Latin abad ketujuh di Yerusalem, Sophronius, mengirim relik itu ke Roma pada sekitar tahun 640 Masehi sebagai hadiah kepada Paus Theodore I.

Sekarang benda itu, sekitar selebar 2,5 cm, harus disimpan "selamanya" di Betlehem, katanya.

"Kami memuliakan peninggalan itu karena mengingatkan kita akan misteri inkarnasi, pada kenyataan bahwa putra Allah lahir dari Maria di Betlehem lebih dari 2.000 tahun yang lalu," kata Patton.

Betlehem akan terus merayakan kembalinya relik itu hingga hari Natal nanti.

Presiden Palestina Mahmud Abbas meminta Paus Fransiskus untuk memulangkan pecahan kayu palungan itu saat berkunjung ke Vatikan dalam pembicaraan damai Timur Tengah pada Desember 2018, kata utusan Palestina untuk Tahta Suci, Issa Kassissieh. (AFP)

 

Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home