Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 00:07 WIB | Rabu, 25 Juli 2018

Presentasi Karya Foto "Mengeja Rumah" di BBY

Presentasi Karya Foto "Mengeja Rumah" di BBY
Pameran seni foto "Mengeja Rumah" di Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto No. 2 Yogyakarta, 24-31 Juli 2018. (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)
Presentasi Karya Foto "Mengeja Rumah" di BBY
Lembaran buku "Zine Aku di Bawah dan Kamu di Atas" karya Prasetya Yudha DS.

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Seniman muda fotografi Prasetya Yudha DS mempresentasikan karya foto yang dibuat dalam sebuah project sejak Oktober 2016 bertajuk "Mengeja Rumah".

Pameran yang berlangsung di Bentara Budaya Yogyakarta dibuka Selasa (24/7) malam memamerkan karya Prasetya dalam dua bagian. Satu bagian dengan karya-karya foto yang dicetak sendiri dengan menggunakan inkjet printer di atas kertas ukuran A0 sebagai presentasi proses kreatif karyanya mengeksplorasi benda-benda yang ada di sekitar rumah. Sementara satu bagian lagi adalah lembaran buku yang baru diluncurkan Februari lalu berisi karya fotonya.

"Kesalahan dalam hal teknis fotografi, ini yang saya coba angkat. Fokus yang tidak pas sehingga menghasilkan gambar yang blur, komposisi yang tidak umum, over-exposed (kelebihan pencahayaan), under-exposed yang menghasilkan warna gelap-terang yang tidak pas sering dianggap sebagai kegagalan sebuah foto karena dianggap tidak menyajikan karya foto yang indah. Bisa dipahami anggapan tersebut mengingat fotografi berkaitan dengan penguasaan dasar yang berhubungan dengan teknik," kata Prasetya kepada satuharapan.com saat pembukaan pameran.

Lebih lanjut Prasetya menjelaskan bahwa konsep karya lebih banyak menyajikan 'kesalahan' fotografi untuk menggambarkan kehilangan-kehilangan yang dialaminya. Pameran ini menjadi kelanjutan dari project tugas akhirnya saat menyelesaikan studi di jurusan Fotografi ISI Yogyakarta. Sebanyak dua puluh enam karya foto mengambil tema Self portrait tentang Kehilangan dalam Fotografi Ekspresi.

"Pada karya tugas akhir tersebut saya merekam ekspresi diri saya pada momen-momen saat saya kehilangan seseorang atau sesuatu," jelas Prasetya.

Dari karya tugas akhir tersebut Prasetya melanjutkan proses hingga menghasilkan sebuah buku fotografi hitam-putih berjudul "Zine Aku di Bawah dan Kamu di Atas". Selama satu tahun Pras menyusuri sudut-sudut daerah pinggiran Yogyakarta untuk mencari rumah yang sudah tidak dihuni. Selain untuk memungut benda-benda yang ditinggalkan di rumah tersebut sebagai materi untuk proyek buku foto, Pras juga memotret atmosfer ruang dengan, detail jejak-jejak keberadaannya.

Sebagai narasinya, Pras membuat catatan dengan memposisikan dirinya dalam sebuah pengandaian: bagaimana jika ada sebuah rumah, di mana rumah itu pernah ditinggali oleh dua orang dulunya, dan sekarang yang tinggal hanya seorang saja. Sementara seorang lagi, sudah pergi, entah ke mana. Pada titik itulah Pras memposisikan dirinya sebagai seorang yang kehilangan, mencatat seluruh kejadian dan perasaan kehilangannya melengkapi ilustrasi karya fotonya. Dalam rona monochrome hitam putih, buku "Zine Aku di Bawah dan Kamu di Atas" bercerita banyak tentang drama-drama tersebut.

Pameran " Mengeja Rumah" akan berlangsung sampai tanggal 31 Juli 2018 di Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto No. 2 Yogyakarta.

 

Zuri Hotel
Back to Home