Loading...
INSPIRASI
Penulis: Tjhia Yen Nie 01:00 WIB | Selasa, 07 Maret 2017

A Shoulder to Cry On

Hidup memang penuh misteri.
Tommy Page (foto: istimewa)

SATUHARAPAN.COM – Minggu pagi itu saya dikejutkan dengan berita kematian Tommy Page, pelantun A Shoulder to Cry On, yang pernah menghipnotis hari-hari remaja saya.  Dugaan bunuh diri yang dilakukannya tanpa terasa membuat saya turut bersedih. Lirik lagu yang sering mewarnai hari-hari saya bertahun-tahun silam seakan kembali bersenandung dalam pikiran: ”Life is full lots up and down,  and the distance feels further when you're headed for the ground, and there is nothing more painful than to let your feelings take you down….

Minggu itu juga pendeta di gereja mengatakan bahwa terkadang manusia mengejar sesuatu tanpa memandang apa yang sudah dimiliki. Katanya, ”Untuk apa saya kerja dari pagi sampai malam, mempunyai rumah dan harta melimpah, jika saya tidak mempunyai anak untuk diwariskan? Untuk apa saya berdandan rapi dan cantik,  jika saya tidak juga mendapatkan pasangan hidup. Untuk apa saya hidup sampai tua, merepotkan anak, lebih baik mati saja.”  Tidak jarang kita terpusatkan pada kekurangan, merasa hidup sia-sia, ketimbang memandang berkat yang sudah Tuhan berikan.

Merry Riana dalam sebuah tayangan video mengatakan, apa yang akan dikatakan orang dengan gelas yang setengah penuh isinya.  Ada yang mengatakan gelas itu setengah kosong, ada juga yang mengatakan itu setengah penuh. Namun, dia mengatakan gelas itu penuh, penuh dengan air dan oksigen.  Apa yang terjadi dalam diri kita ditentukan oleh paradigma kita dalam memandang kehidupan.

All of the times when everything is wrong, and you're feeling like there's no use going on, You can't give it up. I hope you work it out and carry on…Everyone needs a shoulder to cry on, everyone needs a friend to rely on….

Hidup memang penuh misteri.  Kita memang memerlukan sebuah bahu sebagai tumpuan tangisan, kesedihan, ketakutan dan kekecewaan kita.  Namun, yang sering terlupakan, kita tidak mencarinya pada Dia, Sang Penopang Agung, yang mengasihi kita seperti biji mata-Nya.

Ah, seandainya ada yang memberitahu Tommy Page sebelumnya: ”When the whole world is gone, you won’t be alone, cause God’ll be there!

 

Email: inspirasi@satuharapan.com

Editor : Yoel M Indrasmoro


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home